Archive for category Evaporator

Kenapa AC Mobil Tidak Dingin? Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin?  Punya kendaraan sendiri adalah impian dari banyak orang. Bagaimana tidak, kendaraan adalah suatu kebanggaan yang bisa menaikkan harga diri seseorang. Misalnya saja mobil. Saat ini, mobil tidak lagi dianggap seperti barang mahal. Tidak seperti dulu, dimana mobil hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu […]

Kenapa AC Mobil Tidak Dingin?
Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin? 

Punya kendaraan sendiri adalah impian dari banyak orang. Bagaimana tidak, kendaraan adalah suatu kebanggaan yang bisa menaikkan harga diri seseorang. Misalnya saja mobil. Saat ini, mobil tidak lagi dianggap seperti barang mahal. Tidak seperti dulu, dimana mobil hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Kalau sekarang, semua orang bisa punya mobil. Yang terpenting adalah “ada uang”.

Di Indonesia sendiri, jumlah permintaan akan mobil semakin bertambah dari tahun ke tahun. Mengapa? Karena semua orang membutuhkan kendaraan yang satu ini. Tidak hanya orang tua saja, namun juga anak muda. Bahkan anak sekolah saja sudah ada yang punya mobil. Menarik, bukan? Tuntutan zaman membuat semuanya berubah dalam sekejap mata.

Ada banyak merek mobil yang ada di Indonesia.  Merk tersebut pun datang dari brand luar negeri maupun brand lokal. Brand lokal seperti Komodo, Maleo, GEA, Timor S2, Gang Car, Esemka Digdaya, dan Tawon. Merk tersebut memang masih asing di telinga kita. Untuk itu, kita boleh memakai salah satu merk tersebut. Sekalian dukung produksi dalam negeri juga.

Masalah desain dan ketangguhan mesin perlu diperhatikan waktu beli mobil. Jadi, jangan asal beli saja ya.

Masalah Apa Sajakah yang Sering Terjadi Pada Mobil?

Kalau dipandang dari sisi positif, mengemudikan mobil sangatlah enak. Selain nyaman dan terlindungi dari panas maupun hujan, harga dirimu juga naik secepat kilat. Namun, ada juga sisi negatif yang muncul. Apa itu? Mobil membutuhkan perawatan yang intens. Kamu harus rela merogoh kocek yang dalam ketika mobilmu dalam masa perbaikan. Kamu juga harus  rajin membawa mobil ke bengkel untuk dicuci dan dilakukan pengecekan. Selain itu, kamu juga sering mengalami kerusakan pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil.

Saat ini, AC adalah suatu fasilitas yang wajib dimiliki di dalam mobil. Manfaat yang didapatkan saat menggunakan AC mobil, antara lain:

  • Adanya sirkulasi udara di dalam mobil. Sehingga udara di mobil bisa berputar hingga ke bagian belakang kabin.
  • Dapat menghilangkan kelembaban.
  • Adanya AC membuat pengemudi alias supir merasa nyaman saat mengendarai mobil.

Adanya AC juga bisa menghilangkan suntuk, apalagi ketika kamu terjebak macet. Selain AC, banyak orang yang memilih untuk membuka kaca mobil untuk menghilangkan rasa gerah. Hal ini dilakukan bukan karena tidak punya AC, melainkan untuk menghemat bensin. Namun, polusi udara menjadi hal yang sangat disayangkan. Bagaimana kamu bisa mengemudi dengan nyaman kalau debu bertebaran dimana-mana?

AC memang menjadi solusi yang paling tepat. Aman, mudah, dan praktis. Tapi, bagian AC sangat mudah rusak, berbeda dengan bagian lainnya yang bisa tahan lama. Kalau AC sudah rusak, sirkulasi udara dan kabin mobil tidak lagi terasa dingin. Maka dari itu, kamu yang punya mobil wajib mengenal tipe AC pada mobil pribadimu. Kamu juga harus rajin melakukan perawatan agar AC awet.

Kenapa AC Mobil Tidak Dingin?

Kalau kamu ingin mobil terasa adem alias dingin, kamu perlu menyetel AC secara maksimal. Namun apa jadinya jika hal tersebut tidak berfungsi? Pastilah suasana berkendara kamu menjadi tidak nyaman. Jumlah penumpang yang sangat banyak mempengaruhi tingkat keademan mobil. Coba kamu bandingkan mobil yang diisi oleh 5 orang dengan 8 orang. Adakah perbedaannya? Tentu saja “ada”. Jumlah penumpang yang terlalu banyak memperkecil sirkulasi AC mobil. Karena jumlah orang yang membutuhkan AC menjadi lebih banyak, sementara kapasitas AC hanya satu.

Filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil sering slami masalah ini. Selain jumlah penumpang, hal lain yang menjadi penyebab AC tidak dingin adalah:

1. Coil yang Rusak atau Putus

Kalau AC mobil mulai tidak dingin, berarti ada yang salah dengan coilnya. Coil yang putus atau mati membuat AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Kerusakan bisa kamu ketahui saat kamu menghidupkan mesin mobil. Salah satu ciri-ciri kerusakan coil adalah kompresor AC tidak berputar saat mesin dihidupkan. Kalau sudah begini, segera bawa ke bengkel untuk ditindaklanjuti.

2. Freon yang Sudah Habis

Apakah kamu sudah mengikuti aturan berkendara dengan baik? Apakah kamu berkendara dengan teratur? Sebagian mungkin sudah, namun sisanya belum. Tahukah kamu, kebiasaan menurunkan kaca mobil pada saat AC menyala membuat AC tidak awet dan cepat rusak. AC mobil yang dihidupkan saat berkendara juga menyebabkan freon nya cepat habis.

Mengapa freon cepat habis? Ada dua kemungkinan, yaitu karena waktu pakainya sudah lama dan adanya kebocoran. Untuk mengetahui apakah freon sudah habis tidaklah sulit. Jika AC dalam keadaan on, namun tidak menghasilkan dingin, maka freon sudah habis. Bisa juga karena kompresornya rusak sehingga AC sama sekali tidak berfungsi dengan semestinya.

3. Kompresor AC Aus

Kompresor menjadi komponen yang paling penting pada mobil. Apabila kompresor rusak, maka kebanyakan bagian mobil tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mengatasinya, kamu perlu melakukan perawatan rutin pada mobil. Misalnya servis dan pembersihan mobil. Kompresor AC yang aus biasanya dialami oleh mobil yang sudah tua. Tanda-tandanya adalah terdengar suara berisik pada saat mobil dikendarai.

4. Masalah Pada Cooling Fan

Cooling fan yang bermasalah akan membuat kondensor tidak mampu membuang panas dengan baik. Hal inilah yang menyebabkan AC tidak bisa mengeluarkan sejuk. Kalau cooling fan sudah mati atau hidup, namun putarannya lemah, kamu bisa segera membawa mobilmu ke bengkel.

5. Putusnya Drive Belt

Drive belt sering disebut sebagai fan belt. Kalau ini sudah putus, maka AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Alhasil, udara yang dihasilkan juga tidak dingin. Fungsi utama dari fan belt ini sendiri adalah menyalurkan putaran mesin ke kompresor mobil.

6. Kerusakan Pada Thermostat

Jika AC dihidupkan namun kabin AC mobil tidak dingin secara maksimal, maka kamu perlu mencurigai adanya kerusakan pada bagian mobil. Ya. Thermostat adalah komponen yang perlu kamu curigai.

7. Mesin AC Terlalu Panas

AC yang terlalu panas bisa membuat dingin yang dikeluarkan tidak maksimal. Tekanan yang terlalu besar bisa membuat arus listrik menuju field coil terputus. Hal ini akan langsung berpengaruh pada kompresor, sehingga tidak bekerja secara maksimal.

8. Temperatur Mesin yang Terlalu Tinggi

Berkendara selama beratur-ratus kilometer membuat temperatur mobil cepat panas. Kalau mesin sudah panas, ini akan berpengaruh pada AC mobil. Overheating akan membuat AC tidak dapat mengeluarkan dingin yang sama seperti saat pertama kali menghidupkan mobil.

9. Evaporator Tidak Pernah Dibersihkan

Setiap evaporator AC mobil memiliki blower. Blower ini berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran. Penyedotan debu terus menerus akan membuat debu menumpuk di permukaan. Alhasil, evaporator tidak dapat berfungsi dengan baik. Dampak yang paling buruk adalah terputusnya aliran udara sehingga kinerja AC tidak maksimal. Jika evaporatorI mobilmu sudah tersumbat, cobalah untuk membersihkannya secara perlahan.

10. Radiator Mobil Terlalu Kotor

Saat berkendara, kamu tidak bisa menghindari debu yang bertebaran dimana-mana. Bukan hanya berbahaya untuk pernapasan saja, namun, debu juga tidak baik untuk radiator dan kondensor mobil. Kotoran-kotoran yang lengket membuat mesin AC berkarat. Alhasil, mesin AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Kalau sudah begini, AC mobil pun terasa tidak dingin.

Jika AC mobil sudah mulai tidak dingin, kamu perlu melakukan pengecekan pada komponen-komponen di dalamnya. Bisa saja ada masalah pada evaporator AC mobil sehingga filter kabin AC mobil tidak lagi sedingin biasanya.

Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin?

Setelah menemukan penyebab AC mobil tidak dingin, kamu juga perlu tahu bagaimana cara mengatasinya. Tujuannya tak lain agar AC mobil dapat berfungsi lagi dengan baik. Berikut adalah cara merawat evaporator AC mobil:

1. Rajin Membersihkan Kabin Mobil

Langkah awal yang paling penting adalah rajin membersihkan kabin mobil. Debu yang menumpuk di dalam evaporator, membuatnya tidak bisa bekerja dengan maksimal. Kalau kamu mendapati kabin mobil kotor, ayo segera dibersihkan. Gunakan vacuum cleaner sebagai alat bantu untuk membersihkan kabin. Dashboard, karpet depan, dan jok mobil adalah bagian yang sering kotor. Membersihkan kabin secra rutin bisa memperpanjang umur dari kendaraan itu sendiri.

Jika filter kabin AC mobil kamu sudah rusak, kamu bisa membelinya di berbagai toko online, seperti Tokopedia.com, rotarybintaro.co.id. Kedua situs tersebut menyediakan spare part mobil yang lengkap. Tentu saja dengan harga yang bersaing. Harga filter kabin AC mobil dipatok seharga Rp 45,000 hingga Rp 170,000. Harga filter kabin AC mobil ini tentu saja tergantung pada merek dari mobil kamu.

2. Bersihkan Evaporator Secara Rutin

Kamu tidak melulu memperhatiakn kebersihan kabin, namun juga perlu memperhatikan kebersihan evaporator AC. Evaporator mobil kerap kali bersentuhan dengan debu dan kotoran, sehingga debu bisa menumpuk di permukaan. Alhasil, terjadi penyumbatan pada filter AC yang menyebabkan AC tidak dingin. Rajinlah membersihkan evaporator agar kerusakan pada AC bisa diminimalisir.

Evaporator AC mobil kamu rusak? Bingung cari tempat jual evaporator AC mobil? Jangan khawatir. Kamu bisa mencarinya di acmobilindonesia.com. Harga evaporator AC mobil biasanya dibanderol seharga Rp 1,200,000/buah. Mahal, kan? Kalau kamu tidak mau evaporator terus-terus diganti, bersihkanlah evaporatornya secara rutin.

3. Melakukan Pengecekan Pada Expansion Valve.

Sudahkah kamu melihat expansion valve? Tahukah kamu apa manfaatnya? Expansion valve adalah alat untuk mengubah suhu tinggi menjadi suhu yang lebih rendah pada freon cair. Perubahan suhu ini terjadi sebelum freon  masuk ke dalam evaporator. Kalau kamu mengalami masalah dengan suhu AC, kamu bisa mengecek bagian expansion valve untuk memastikan ada tidaknya kerusakan.

4. Lakukan Pemeriksaan Pada Freon

Jika freon sudah habis, AC tidak akan bekerja secara maksimal. Hal ini membuat suhu AC tidak dingin. Apakah kamu mau hal tersebut terjadi terus-menerus? Kalau tidak, lakukanlah pemeriksaan pada freon AC mobilmu. Pengecekan kondisi freon tidak hanya pada mobil yang sering digunakan saja. Namun, juga pada mobil yang jarang digunakan. Freon yang jarang bersikulasi biasanya akan mengendap di dalam evaporator lalu memuai. Pemuaian inilah yang perlu kamu waspadai. Proses pemuaian bisa membuat evaporator cepat kropos.

5. Cek Kondisi Thermostat Secara Berkala

Tahukah kamu apa fungsi dari thermostat? Ya, thermostat berfungsi untuk memompa freon. Cara kerjanya dengan mengirimkan kode kepada kompresor agar freon bisa berhenti untuk sementara. Pengiriman kode bergantung pada berapa suhu thermostat yang diukur. Proses pengukuran yang kacau akan menyebabkan proses pengiriman kode juga kacau. Evaporator yang tidak mendapat kiriman dari freon akan membuat evaporator sering mengalami masalah. Untuk itu, kamu perlu melakukan pengecekan thermostat secara berkala.

6. Mengurangi Jumlah Pembukaan Jendela Mobil

Untuk menghemat bensin, kamu kerap kali membuka jendela untuk mendapatkan angin segar.Secara tidak langsung, kebiasaan ini berdampak buruk bagi AC mobilmu. Walaupun AC dalam keadaan hidup ataupun mati, kamu disarankan agar tidak terlalu sering membuka jendela. Debu dan kotoran yang ada di luar bisa masuk secara bebas ke dalam mobilmu. Alhasil, mobil pun menjadi kotor. Nah, sewaktu AC dinyalakan, evaporator akan menyerap debu yang lengket di kabin mobil. Endapan debu di dalam evaporator membuat AC mobil tidak awet.

7. Mengganti Filter Kabin AC dan Evaporator yang Sudah Kotor

Langkah terakhir adalah dengan mengganti kabin AC dan Evaporatornya. Kamu bisa mengganti spare part mobilmu di toko-toko online. Bisa juga dengan mengunjungi tempat menjual spare part terdekat. Untuk harga filter kabin AC mobil dan harga evaporator AC mobil, sangatlah tergantung pada merek mobil itu sendiri.

Aktivitas Apa Saja yang Perlu Dihindari di Dalam Mobil?

AC yang tidak dingin tentu saja mengesalkan, apalagi jika cuaca lagi gerah. Kamu ingin tahu cara mengatasinya? Baca langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Jangan Pernah Merokok di Dalam Mobil

Hal ini dikhususkan bagi kamu yang suka merokok. Perokok berat biasanya tidak sanggup jika tidak merokok dalam sehari. Berkendara dengan jarak tempuh yang jauh membuatmu cepat bosan. Untuk menghilangkan rasa bosan, kamu sering memilih untuk merokok di dalam mobil. Padahal hal tersebut tidak baik. Bau dari asap rokok nantinya akan lengket pada kabin mobil. Belum lagi jika kamu membuka kaca jendela. Jumlah debu dan kotoran yang masuk akan semakin menumpuk. Asap rokok yang sudah lama mengendap akan sulit dibersihkan pada evaporator. Mau AC mobilmu cepat rusak?

2. Jangan Menggunakan Pengharum yang Terlalu Menyengat

Bepergian ke suatu tempat rasanya tidak lengkap tanpa menyemprotkan minyak wangi. Kebanyakan memakai minyak wangi juga tidak bagus. Sama halnya dengan menggunakan pengharum mobil. Memang, kabin mobil akan wangi, namun terlalu banyak menggunakan pengharum bisa membuatmu merasa sesak. Selain itu, bahan kimia yang terdapat pada bahan pembuatan pengharum juga tidak baik bagi evaporator.Bahan kimia yang menempel di evaporator sangat sulit dibersihkan. Alhasil, bahan kimia tersebut menumpuk lalu mengendap di evaporator. Jadilah, AC mobil tidak dingin.

3. Kurangi Makan dan Minum di Dalam Mobil

Mobil itu ibaratkan rumah kedua bagi pemiliknya. Kamu bisa menjadikannya sebagai lemari kecil, tempat berdandan, tempat makan, dan tempat untuk tidur. Sangat multifungsi. Selama kamu makan atau minum, pernahkah makanan atau minuman tersebut tumpah? Kalau kamu orangnya ceroboh, mungkin hal ini terjadi beberapa kali. Alhasil, mobilmu menjadi kotor. Jika hal ini kamu biarkan dan tidak segera dibersihkan, umur evaporator akan pendek. Jika kamu membawa anakmu berkendara, katakanlah padanya supaya makan dan minum dengan hati-hati.

Setelah membaca masalah yang sering terjadi pada AC mobil secara lengkap, diharapkan kamu dapat menghindari kesalahan kecil yang justru membuat AC mobilmu cepat rusak. Rawatlah mobilmu seperti kamu merawat dirimu sendiri. Dengan demikian, kamu juga bisa menghemat pengeluaran.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More
Evaporator yang Kotor dan Bocor Bisa Diantisipasi dengan Perawatan Rutin Sebagai salah satu komponen utama, evaporator AC mobil tidak akan lepas dari masalah. Masalah yang kerap terjadi pada evaporator adalah kebocoran. Komponen yang berfungsi mendinginkan freon yang disemprotkan dari expansion valve ini menjadi kurang berfungsi ketika ada bagian yang bocor. Freon malah banyak yang terbuang […]

Evaporator yang Kotor dan Bocor Bisa Diantisipasi dengan Perawatan Rutin

Sebagai salah satu komponen utama, evaporator AC mobil tidak akan lepas dari masalah. Masalah yang kerap terjadi pada evaporator adalah kebocoran. Komponen yang berfungsi mendinginkan freon yang disemprotkan dari expansion valve ini menjadi kurang berfungsi ketika ada bagian yang bocor. Freon malah banyak yang terbuang melalui lubang kebocoran. Kabin mobil pun tidak akan terasa dingin.

Masalah lain yang juga sering dialami evaporator adalah membeku. Hal ini bisa terjadi akibat evaporator tertutup debu dan kotoran. Padahal kompresor terus menerus menyemprotkan freon ke arah evaporator. Karena tertahan, freon dingin yang masuk ke evaporator hanya berkumpul dan menjadi beku.

Selain kotoran yang menumpuk pada evaporator akibat kurang perawatan, pembekuan juga bisa terjadi karena ada masalah pada expansion valve atau thermostat. Karena itu, evaporator mutlak mendapat perawatan agar kinerjanya bisa maksimal. Apa saja yang harus dilakukan untuk merawat evaporator AC mobil?

1.Rajin membersihkan kabin

Kabin yang selalu bersih akan membantu evaporator untuk bisa berumur panjang. Karena evaporator akan menghisap udara yang ada di dalam kabin, termasuk kotoran dan debu yang ada di dalamnya. Karena itu, jangan malas untuk sering membersihkan kabin dengan menggunakan vacuum cleaner. Terutama di bagian jok dan karpet depan serta dashboard.

2.Bersihkan evaporator secara rutin

Tidak hanya kabin yang harus selalu bersih, kondisi evaporator AC mobil pun demikian. Apalagi evaporator kerap bersentuhan dengan kotoran atau debu yang berasal dari kabin. Kotoran yang lama dibiarkan mengendap akan rentan membuat evaporator berkarat dan akhirnya bocor atau rusak. Dengan rutin membersihkan evaporator, kemungkinan terjadinya kerusakan bisa diminimalisir.

3.Rutin membersihkan filter kabin

Filter kabin merupakan alat bantu yang mampu menyaring semua kotoran dan debu sebelum bertemu evaporator. Kondisi filter kabin yang terawat dan bersih sangat berpengaruh terhadap kondisi evaporator. Kotoran yang akan masuk ke evaporator pun lebih banyak tersaring di filter kabin. Sehingga Evaporator tidak cepat kotor.

4.Cek kondisi expansion valve

Expansion valve merupakan alat yang mengubah freon cair dan bersuhu tinggi menjadi gas bersuhu rendah. Perubahan tersebut terjadi tepat sebelum freon masuk ke dalam evaporator. Expansion valve yang bermasalah akhirnya membuat kerja evaporator menjadi tidak maksimal.

5.Tidak merokok di dalam kabin

Tahan nafsu merokok Anda ketika sedang mengendarai mobil. Karena asap dan abu dari rokok pasti akan terhisap ke dalam evaporator. Asap dan kotoran dari rokok ini punya dampak sangat buruk terhadap kondisi evaporator dan cukup sulit dibersihkan.

6.Kurangi intensitas membuka jendela

Jangan terlalu sering membuka jendela mobil. Baik saat AC mobil dinyalakan maupun tidak. Dengan membiarkan jendela terbuka, maka debu dan kotoran akan banyak masuk ke dalam kabin. Kotoran ini kemudian terhisap masuk ke dalam evaporator dan mengendap.

7.Hindari penggunaan pengharum yang berbau tajam

Memasang pengharum kabin bukan hal yang keliru. Tapi hindari pengharum yang berbau tajam. Bahan kimia dari pengharum ini akan menempel di evaporator dan cukup sulit dibersihkan. Selain itu jangan menggantung pengharum di dekat grill atau blower AC mobil.

8.Kurangi makan dan minum di dalam kabin mobil

Membiarkan sisa makanan  dan minuman yang tumpah di dalam kabin hanya akan mempercepat umur evaporator. Karena itu jika memang anak-anak atau penumpang lain harus makan dan minum di dalam kabin, segera bersihkan kabin ketika mobil sudah tidak digunakan.

9.Periksa kondisi freon

Bagi Anda yang mobilnya jarang digunakan, harus lebih sering memeriksa kondisi freon AC mobilnya. Freon yang jarang bersirkulasi akan mengendap di dalam evaporator dan kemudian memuai. Proses ini justru akan membuat evaporator menjadi cepat keropos.

10.Cek kondisi thermostat

Thermostat berfungsi mengirim kode kepada kompresor untuk memompa freon atau berhenti sementara. Pengiriman kode bergantung dari suhu yang diukur thermostat. Ketika proses pengukuran suhu di thermostat kacau, maka perintah yang dikirim ke kompresor pun ikut kacau. Alhasil, evaporator bisa lama tidak mendapat kiriman freon dingin atau justru terlalu sering disemprot freon. Akibat kerja yang tidak stabil, evaporator akan cepat mengalami masalah.

11.Ganti filter kabin jika sudah terlalu kotor

Kondisi filter kabin berpengaruh terhadap kotoran yang menempel di evaporator. Karena itu jika filter kabin sudah sangat kotor segera lakukan penggantian. Sehingga fungsinya untuk menyaring kotoran yang masuk ke saluran evaporator pun bisa maksimal. Evaporator menjadi tidak cepat kotor.

Anda ingin melakukan perawatan evaporator AC Mobil secara tuntas?

Kenapa tidak mencoba mengunjungi  Bengkel AC mobil Rotary Bintaro? Di bengkel ini, Anda tidak hanya akan mendapat solusi dari permasalahan yang dialami evaporator AC mobil Anda. Tapi juga harga evaporator AC mobil yang bersaing.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More
Cermati Daftar Harganya Agar Anda Bisa Menyiapkan Dana yang Sesuai Kebutuhan AC mobil Anda belakangan mulai berkurang dinginnya? Boleh jadi ada masalah dengan evaporator AC mobil. Umumnya, kondisi evaporator sudah terlalu kotor menyebabkan AC mobil menjadi tidak dingin. Karena hawa dingin dari freon yang disemprotkan ekspansion valve tidak bisa diterima secara maksimal oleh evaporator. Padahal […]

Cermati Daftar Harganya Agar Anda Bisa Menyiapkan Dana yang Sesuai Kebutuhan

AC mobil Anda belakangan mulai berkurang dinginnya? Boleh jadi ada masalah dengan evaporator AC mobil. Umumnya, kondisi evaporator sudah terlalu kotor menyebabkan AC mobil menjadi tidak dingin. Karena hawa dingin dari freon yang disemprotkan ekspansion valve tidak bisa diterima secara maksimal oleh evaporator. Padahal komponen ini merupakan bagian utama agar AC mobil terasa dingin di dalam kabin.

Solusi awal agar AC mobil kembali dingin adalah dengan membersihkan evaporator. Ada merek dan tipe mobil yang cukup mudah dalam membersihkan evaporator, tapi juga ada yang cukup sulilt karena harus membongkar dashboard. Untuk itu sebaiknya langsung menyerahkan masalah evaporator AC mobil kepada bengkel langganan Anda.

Dengan membawa ke bengkel AC mobil, Anda juga bisa mendapat informasi lebih detail mengenai kondisi evaporator. Ketika evaporator AC mobil Anda lama tidak dibersihkan bukan mustahil kondisinya sudah mulai rusak. Bisa jadi ada yang berkarat dan bahkan sudah bocor.

Mau tidak mau Anda harus menggantinya, bukan? Masalahnya Anda kemudian dipusingkan dengan banyaknya merek evaporator yang disediakan bengkel.

Sekadar panduan, merek spare parts AC Mobil yang sudah dikenal kualitasnya adalah Denso. Merek ini bahkan sudah menjadi mitra dari sejumlah ATPM. Khususnya mobil-mobil buatan Jepang. Sehingga Denso termasuk merek yang mudah dicari dan harganya tidak langsung bikin kantong bolong.

Untuk mobil buatan Eropa seperti BMW, biasanya menggunakan merek Behr. Ini merupakan merek bawaan asli pabrik khusus untuk mobil BMW. Kualitasnya sudah pasti tidak perlu diragukan lagi.

Bagaimana dengan merek evaporator AC mobil lapis kedua seperti Formula, Paco, atau Fuji Cool? Secara umum, kualitasnya memang di bawah merek-merek sekelas Denso atau Behr. Tapi untuk menjadi alternatif pilihan terutama ketika kondisi dompet sedang tipis, masih layak dicoba.

Merek lapis kedua ini bisa bertahan lama selama dirawat dengan baik. Ingat, merek sekelas Denso pun tidak akan mampu bertahan lama jika tidak dirawat dengan baik. Untuk merek kedua, meski kualitasnya agak di bawah, akan bisa awet selama Anda melakukan perawatan rutin dan teratur.

Sebelum Anda membeli evaporator AC mobil baru menggantikan yang lama, sebaiknya cermati dulu daftar harga di bawah ini. Setidaknya Anda akan punya gambaran kisaran harga jual evaporator yang dibutuhkan. Sehingga Anda akan terhindar dari kemungkinan membayar terlalu mahal. Syukur kalau bisa dapat harga yang lebih murah.

Daftar Harga Evaporator AC Mobil

Merek dan Seri Mobil Harga (Rp)
Evaporator Bmw Seri 3 E46 Ori Behr 3.850.000
Evaporator Bmw Seri 3 E90 Behr 4.550.000
Evaporator Bmw Seri 5 E60 Behr 4.650.000
Evaporator Bmw X1 Behr 4.550.000
Evaporator Bmw X3 Behr 4.750.000
Evaporator Bmw X5 Lama Behr 4.550.000
Evaporator Chevrolet Captiva Depan 2.350.000
Evaporator Chevrolet Spin Belakang Original 1.550.000
Evaporator Daihatsu Sirion Denso 1.550.000
Evaporator Daihatsu Taruna Denso 1.175.000
Evaporator Daihatsu Terios Denso 1.350.000
Evaporator Daihatsu Xenia Denso 1.450.000
Evaporator Ford Fiesta Ori 2.150.000
Evaporator Ford New Everest Depan Expansi Kotak 1.450.000
Evaporator Honda All New City 1.450.000
Evaporator Honda All New Jazz Rs 1.450.000
Evaporator Honda Freed Denso 1.550.000
Evaporator Honda Stream 1.7 1.375.000
Evaporator Hyundai Accent 1.275.000
Evaporator Hyundai Atoz 1.275.000
Evaporator Kia New Sportage 1.350.000
Evaporator Mazda 2 Ori 2.650.000
Evaporator Mazda Cx7 1.850.000
Evaporator Mercy A150 W169 Behr 3.850.000
Evaporator Mercy B-Class 3.850.000
Evaporator Mercy C Class W204 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy C-Class W202 2.275.000
Evaporator Mercy Ml W163 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy New E Class W211 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy New Eyes W210 Ori Behr 3.850.000
Evaporator Mercy New S Class W221 Behr 5.850.000
Evaporator Mercy R Class Behr 4.350.000
Evaporator Mercy W203 New C-Class Behr 3.850.000
Evaporator Mitsubishi Grandis Denso 1.850.000
Evaporator Mitsubishi Pajero Sport Valeo 1.875.000
Evaporator Mitsubishi Triton Valeo 1.875.000
Evaporator Nissan Grand Livina Ori 975.000
Evaporator Proton Exora Ori 2.600.000
Evaporator Suzuki Aerio Denso 1.775.000
Evaporator Suzuki Sx4 / X-Over : 1,450 2.550.000
Evaporator Toyota All New Camry Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Alphard / Vellfire Depan Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Innova Belakang Denso 1.225.000
Evaporator Toyota Innova Depan Denso 1.275.000
Evaporator Toyota Kijang Denso 1.175.000
Evaporator Toyota New Harrier Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Rush Denso 1.350.000
Evaporator Toyota Soluna Denso 1.275.000
Evaporator Toyota Vios Denso 1.550.000
Evaporator Toyota Yaris Denso 1.550.000
Evaporator Volvo S80 2.850.000

Jika mobil Anda akan melakukan penggantian evaporator AC mobil atau sekadar melakukan service AC mobil, langsung saja kunjungi bengkel AC mobil Rotary Bintaro. Harga jual evaporator AC mobil di bengkel ini dijamin tidak normal dan standar. Anda hanya mengeluarkan dana sesuai dengan harga asli spare parts yang dibeli.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More
Penumpukan Debu dan Kotoran Sering Terjadi Pada Filter Kabin AC Mobil Kebocoran Salah Satu Masalah Pada Pemakaian Evaporator AC Mobil Apa yang anda lakukan ketika mobil mengalami masalah? Kebanyakan orang tentu akan menjawab dibawa ke bengkel. Cara ini memang dipandang sebagai solusi yang cepat dan tepat. Namun anda juga perlu mempersiapkan biaya yang mungkin tidak sedikit. […]

Penumpukan Debu dan Kotoran Sering Terjadi Pada Filter Kabin AC Mobil
Kebocoran Salah Satu Masalah Pada Pemakaian Evaporator AC Mobil

Apa yang anda lakukan ketika mobil mengalami masalah? Kebanyakan orang tentu akan menjawab dibawa ke bengkel. Cara ini memang dipandang sebagai solusi yang cepat dan tepat. Namun anda juga perlu mempersiapkan biaya yang mungkin tidak sedikit. Terkadang kerusakan yang tidak diprediksi dapat membuat anda kebingungan.

Jika masalah pada mobil terjadi, tetap tenang dan jangan panik. Hal pertama yang harus anda lakukan ketika mobil bermasalah adalah pahami masalahnya. Baru kemudian temukan solusi yang tepat. Jangan sampai anda terburu-buru untuk memutuskan dan hasilnya tidak baik.

Memahami masalah mobil memang tidak bisa instan. Ada cara mudah yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah mengumpulkan informasi mengenai hal tersebut. Nah, kali ini kita akan membahas masalah yang terjadi pada bagian AC mobil.

AC mobil tentu menjadi faktor yang penting demi kenyamanan anda saat berkendara. Tanpa adanya AC yang berfungsi dengan baik, anda akan merasa gerah dan pengap di dalam mobil. Terlebih untuk anda yang tinggal di kota besar. Panas dan polusi udara dapat menjadi penyebab stres dan ketidaklancaran aktivitas sehari-hari.

Lalu bagian mana dari AC yang sering bermasalah? Filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil merupakan komponen yang paling rawan bermasalah. Bahasan kali ini berfokus pada kedua hal tersebut. Jadi apa saja masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil?

1. Masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil

Apakah yang anda ketahui dari filter kabin AC mobil? Kebanyak orang belum mengetahui bahwa pada AC mobilnya terdapat komponen ini. Padahal filter kabin AC mobil memiliki fungsi yang fatal. Tanpa adanya komponen ini, AC mobil akan bekerja dengan lebih keras dan bisa cepat rusak.

Tidak semua kendaraan roda 4 terpasang filter kabin AC mobil. Filter kabin AC mobil tergolong dalam teknologi tambahan. Di Indonesia, bagian ini umumnya hanya dimiliki oleh mobil yang diproduksi di atas tahun 2005. Mobil-mobil generasi sebelumnya, tidak dilengkapi dengan filter kabin AC mobil. Namun secara umum di dunia, teknologi ini sudah mulai diterapkan beberapa tahun lebih awal. Lebih tepatnya pada tahun 2002.

Fungsi dari filter kabin AC mobil adalah untuk menyaring udara sebelum masuk ke evaporator. Sebagai penyaring udara, bagian ini terletak di antara evaporator dan blower. Umumnya, untuk merk mobil buatan Korea dan Jepang seperti Suzuki, Honda, Toyota, dan Hyundai, anda bisa menemukan komponen tersebut pada belakang laci dashboard.

Mengingat peran pentingnya, sudah seharusnya setiap mobil menggunakan filter kabin AC. Sebelum mengetahui lebih jauh, sebaiknya anda juga perlu memahami masalah-masalah yang sering terjadi pada komponen ini. Lalu apa saja masalah yang dapat dialami filter kabin AC mobil?

a. Penumpukan debu dan kotoran

Karena fungsi dari filter kabin adalah untuk menyaring udara, salah satu masalahnya adalah adanya penumpukan debu dan kotoran. Hal ini tentu tidak dapat dihindari. Langkah tepat yang harus anda lakukan adalah dengan membersihkannya secara rutin. Jika anda sering berkendara di wilayah berdebu, lakukan pembersihan setiap 1 bulan sekali.

Udara yang disaring oleh filter kabin dapat berasal dari 2 tempat yang berbeda yaitu di dalam kabin dan di luar mobil anda. Kedua sumber udara ini dapat mengandung polusi yang berupa debu dan kotoran. Jika anda termasuk penduduk di wilayah perkotaan, tingkat polusinya akan lebih tinggi daripada di pedesaan. Maka intensitas pembersihan perlu ditingkatkan.

Umumnya, terdapat 2 tipe filter kabin AC mobil. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kedua tipe tersebut antara lain:

1. Filter kabin non woven

Filter jenis ini dapat menyaring kotoran seperti debu dan partikel-partikel kecil lainnya. Ciri dari produk ini umumnya berwarna putih. Filter kabin non woven tidak secanggih produk filter kabin karbon aktif. Filter ini hanya terdiri dari 1 lapis saja. Namun kelebihan dari filter ini adalah lebih awet daripada filter kabin dengan karbon aktif.

2. Filter kabin karbon aktif

Filter kabin jenis ini memiliki fungsi yang sama seperti filter kabin pada umumnya. Namun ada kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk lain. Kelebihan tersebut yaitu adanya karbon aktif (zeolit) yang dapat membunuh bakteri penyebab bau dan virus-virus penyakit tertentu. Jadi jika mobil anda menggunakan filter jenis ini, anda dan keluarga akan merasa lebih aman dan terjaga kesehatannya.

Filter kabin karbon aktif umumnya berwarna hitam dan terdiri dari 2 lapisan yang disebut fiber dan serat karbon. Bagi anda yang mudah terserang alergi seperti bersin atau gatal-gatal, ada baiknya untuk memasang filter kabin AC mobil jenis ini karena dapat membantu anda menghilangkan bakteri penyebab alergi.

Kedua jenis filter kabin AC mobil ini dapat dibersihkan. Namun filter kabin karbon aktif memiliki kekurangan. Kekurangannya adalah filter harus lebih sering diganti daripada filter kabin non woven. Hal ini karena adanya 2 lapis filter sehingga menyebabkan kotoran dapat menempel lebih banyak.

b. Kualitas filter kabin kurang baik

Kapan terakhir kali anda mengganti filter kabin AC mobil anda? Jika sudah lewat 6 bulan, sebaiknya lakukan pemeriksaan apakah kondisinya masih layak atau tidak. Filter kabin AC mobil tidak hanya perlu dibersihkan tetapi juga perlu diganti paling tidak setiap 6 bulan sekali atau ketika kondisinya sudah tidak bagus.

Indikator yang bisa dijadikan acuan bahwa filter kabin sudah dalam kondisi yang tidak baik adalah adanya bau yang tidak sedap. Selain itu juga bisa ditandai dengan aliran udara yang keluar dari AC tidak lagi sejuk seperti biasanya.

Jika anda menemukan masalah pada filter kabin AC mobil anda, segera ambil tindakan untuk mencegah masalah yang lebih jauh lagi. Hal ini tentu karena begitu fatalnya peranan filter kabin AC mobil itu sendiri.

Lalu berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk mengganti sebuah filter kabin AC mobil? Sebenarnya, waktu yang diperlukan bervariasi. Namun umumnya tidak memakan waktu yang lama.

Jika anda ingin mengganti filter kabin AC mobil anda, siapkan dana yang cukup. Harga untuk sebuah filter kabin AC mobil di pasaran berkisar antara 70 hingga 200 ribuan. Tergantung merk dari produknya dan kesesuai dengan merk mobilnya.

Akibat tidak mengganti filter kabin AC mobil

Terdapat beberapa akibat yang bisa anda alami jika tidak mengganti filter kabin AC mobil. Salah satunya adalah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen AC lainnya sepeti blower dan evaporator. Jika hal itu sampai terjadi, maka anda akan mendapatkan masalah yang lebih serius lagi.

Beberapa mobil tidak dilengkapi dengan filter kabin AC. Jika mobil anda juga termasuk salah satunya, sebaiknya segera ambil tindakan. Mungkin anda tidak akan merasakan akibatnya dalam jangka pendek. Namun jika dalam penggunaan jangka panjang tanpa adanya filter kabin AC, anda bisa mengalami masalah-masalah seperti gangguan kesehatan dan alergi.

Inilah bahaya yang paling mengancam. Gangguan kesehatan dapat anda alami karena tidak adanya penyaring udara yang anda hirup di dalam mobil. Jadi kemungkinan kontaminasi bakteri dan virus menjadi lebih besar.

2. Masalah yang sering terjadi pada evaporator AC mobil

Apa yang anda ketahui tentang evaporator? Pada setiap AC terdapat komponen evaporator. Termasuk juga pada AC mobil. Evaporator adalah termasuk bagian AC yang vital. Umumnya satu kendaraan memiliki satu evaporator. Kecuali pada kendaraan-kendaraan besar. Kendaraan yang lebih besar bisa memiliki lebih dari 1 evaporator.

Bentuk dari evaporator AC mobil mirip dengan radiator namun lebih kecil. Bahan peyusunnya terbuat dari alumunium.

Evaporator merupakan bagian AC mobil yang memiliki fungsi menurunkan suhu. Cara kerjanya adalah dengan menyerap panas dari kabin mobil. Inilah mengapa anda bisa mendapatkan udara yang lebih sejuk ketika AC menyala.

Ada beberapa masalah yang bisa terjadi pada bagian evaporator AC mobil ini. Beberapa masalah tersebut antara lain:

a. Evaporator kotor

Mengapa evaporator bisa menjadi kotor? Hal ini karena adanya debu dan kotoran yang menempel. Sebenarnya, debu dan kotoran yang menumpuk merupakan faktor utama dari berbagai masalah evaporator AC mobil lainnya.

Debu dan kotoran di evaporator dapat menyebabkan bau tidak sedap. Hal ini terjadi karena tumbuhnya jamur. Jika anda pernah mengalami mencium bau yang tidak sedap ketika baru masuk ke dalam mobil, mungkin hal ini menjadi salah satu penyebabnya.

Bukan hanya debu saja yang dapat mengotori evaporator. Penggunaan pengharus mobil dengan bahan kimia yang kuat juga tidak baik bagi kondisi evaporator. Bahan kimia tersebut akan menempel di evaporator dan dapat mengganggu kinerjanya.

Lalu apa yang bisa dilakukan? Sebenarnya anda tidak perlu ke bengkel untuk mengatasinya. Anda bisa membersihkan bagian evaporator dengan mengikuti panduan-panduan yang banyak tersedia di internet. Membersihkan evaporator AC mobil secara rutin dapat menjadi salah satu langkah untuk menghemat biaya servis ke bengkel.

b. Evaporator beku

Masalah lainnya yang seringkali merupakan masalah turunan dari evaporator yang kotor adalah adanya pembekuan. Karena debu-debu yang menempel, freon (cairan yang menyerap panas di suhu rendah) dari hasil pompaan kompresor tertahan di evaporator dan membeku. Selama AC menyala, kompresor bekerja secara terus menerus untuk memompa freon ke evaporator. Jika evaporator terhalang debu dan kotoran, maka akan terjadi pembekuan.

Fakta menariknya di luar itu, freon juga merupakan sebuah merk dagang. Nama ini merupakan sebutan sebuah senyawa yang berhasil ditemukan pada tahun 1928 oleh Thomas Midgley. Jadi sebenarnya cara kerja AC mobil adalah bukan mendinginkan tetapi menyerap suhu panas dan kelembaban dari kabin mobil anda.

Kembali kepada permasalahan, evaporator beku ini dapat menyebabkan performa AC menjadi tidak maksimal. Jika anda merasa AC tidak lagi sejuk, mungkin anda sudah saatnya membersihkan evaporator. Menjaga kebersihan evaporator dapat membantu mencegah kerusakan pada AC.

c. Evaporator bocor

Pernahkan anda mendapati air pada bagian lantai mobil atau di bawah mobil? Mungkin penyebabnya adalah masalah yang satu ini.

Evaporator memang harus diganti paling tidak setiap 1 tahun sekali. Penggantian ini untuk mencegah adanya kebocoran. Jika anda pernah menemukan tetesan air di lantai mobil, ada kemungkinan hal tersebut karena bocornya evaporator.

Sebenarnya apa yang menyebabkan evaporator bocor? Pertama karena freon yang menumpuk di evaporator dan tidak ada sirkulasi sehingga dapat menyebabkan bagian evaporator mengalami korosi. Jika sudah begitu, evaporator dapat menjadi keropos. Biasanya hal ini terjadi ketika anda jarang menggunakan mobil. Maka jangan pernah lupa untuk memeriksa kondisi freon meski mobil tidak dipakai.

Masalah kedua adalah karena evaporator yang sudah berusia tua dan butuh diganti secepatnya. Jika memang terjadi hal tersebut, anda harus segera mengganti dengan evaporator yang baru. Mulai sekarang lakukanlah kebiasaan penggantian rutin sesuai dengan peroide yang disarankan agar masalah-masalah di atas tidak terjadi kembali.

Ketika evaporator sudah tidak dalam kondisi baik, membersihkan saja tidak cukup mengatasi masalah. Tidak ada yang bisa dilakukan selain melakukan penggantian dengan yang baru. Sebenarnya, harga evaporator AC mobil tidak terlalu mahal untuk jangka waktu pemakaian dalam hitungan tahun. Namun anda perlu biaya tambahan untuk mengupah montirnya.

Upah servis penggantian yang lumayan dikarenakan letak evaporator yang berada di dalam sehingga sulit dijangkau. Namun lebih baik mobil anda mendapatkan servis yang baik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan untuk membawa kendaraan anda ke bengkel yang terpercaya. Ada baiknya anda juga turut mengawasi ketika dilakukan penggantian. Selain memastikan pengerjaannya, anda juga bisa mempelajarinya untuk menambah pemahaman.

Harga dari sebuah evaporator berkisar antara 1-2 juta. Tergantung dari merk mobilnya. Jika anda ingin melakukan penggantian, kurang lebih anda harus merogoh saku sebanyak nominal tersebut. Jika evaporator terlanjur rusak, memang biayanya akan lebih mahal daripada hanya membersihkannya saja. Hal ini wajar mengingat fungsi dari evaporator yang sangat penting untuk kenyamanan berkendara anda.

Lakukan hal ini untuk mencegah masalah pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil

Masalah-masalah pada filter kabin dan evaporator AC mobil tidak akan terjadi jika anda tahu cara mencegahnya. Tindakan pencegahan memang ampuh diterapkan untuk meminimalkan biaya dan waktu sevis kendaraan anda. Terdapat cara untuk mencegah masalah pada filter kabin dan evaporator AC mobil.

Salah satu tindakan pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan membersihkan kabin secara rutin dari debu dan kotoran. Jika memungkinkan, anda bisa memasang penjernih udara sebagai tambahan untuk mencegah kontaminasi virus dan bakteri sehingga kualitas udara yang anda hirup dalam mobil menjadi lebih baik.

Sebenarnya, awet dan tidaknya filter kabin dan evaporator AC mobil adalah tergantung pada kebiasaan penggunanya. Kebiasaan buruk seperti merokok dan makan di dalam mobil dapat menyebabkan AC bekerja lebih keras. Tentu hal ini akan menyebabkan setiap bagian pada AC lebih cepat rusak.

Tips perawatan rutin pada AC mobil dapat anda baca pada artikel sebelumnya mengenai Perawatan Rutin adalah Kunci Hemat Biaya Bengkel Filter Kabin AC Mobil dan Evaporator AC Mobil.

Nah, itulah pembahasan mengenai masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil. Hal rumit tentu menjadi lebih mudah jika kita memahaminya. Dengan menjadi paham, anda juga akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Senang bisa berbagi.

Semoga berguna.

Read More
Cara Membersihkan Evaporator dengan Cepat dan Efektif Teknologi semakin hari semakin maju. Manusia sebagai pencipta sekaligus pengguna teknologi terbaru pun makin dimudahkan dalam beraktivitas. Termasuk di antaranya dalam urusan AC mobil. Nah, kini semakin banyak hadir alat-alat yang bisa memudahkan kita dalam merawat AC mobil. Salah satunya adalah  Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil. Sebelum […]

Cara Membersihkan Evaporator dengan Cepat dan Efektif

Teknologi semakin hari semakin maju. Manusia sebagai pencipta sekaligus pengguna teknologi terbaru pun makin dimudahkan dalam beraktivitas. Termasuk di antaranya dalam urusan AC mobil. Nah, kini semakin banyak hadir alat-alat yang bisa memudahkan kita dalam merawat AC mobil. Salah satunya adalah  Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil.

Sebelum membahas lebih dalam tentang Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil, ada baiknya kita sedikit menengok kembali tentang cara pembersihan evaporator AC mobil yang masih banyak dilakukan saat ini. Proses pembersihan evaporator yang dilakukan mayoritas bengkel AC mobil adalah sebagai berikut:

  • Melepaskan seluruh bagian dashboard.
  • Memutuskan jalur kelistrikan yang ada di bawah dashboard.
  • Menampung atau membuang freon yang ada di jalur sirkulasi ac mobil.
  • Melepaskan evaporator dan melakukan pembersihan secara manual di luar mobil.
  • Memasang kembali evaporator yang sudah dibersihkan dan mengecek apakah ada kebocoran atau tidak.
  • Menyambungkan kembali jalur kelistrikan mobil.
  • Memasang kembali dashboard dan prosesi pembersihan evaporator sudah selesai.

Proses pembersihan evaporator AC mobil tersebut sudah pasti akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pasalnya, ada proses bongkar pasang dashboard dan evaporator sebelum dan sesudah dibersihkan. Belum termasuk waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan evaporator.

Selain itu, cara pembersihan evaporator secara tradisional tersebut punya risiko kerusakan. Bisa saja dahsboard mengalami lecet saat pembongkaran. Atau bias juga ada bagian yang patah saat dibongkar dan dipasang. Belum termasuk ada baut yang hilang atau rusak saat dibongkar pasang.

Hal-hal seperti itu sudah saatnya ditinggalkan dan dilupakan.

Kenapa?

Kini sudah tersedia sebuah alat pembersih evaporator yang akan menghemat waktu dan tenaga Anda. Alat ini bisa disebut sebagai Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil atau Industrial endoscopy cleaning camera.

Alat ini mirip dengan alat endoskopi yang umum dipakai dokter untuk memeriksa bagian dalam tubuh manusia. Bentuknya mirip dengan gagang semprotan air bertekanan tinggi yang dimiliki tempat pencucian mobil. Di bagian depan Industrial endoscopy cleaning camera ini terdapat belalai penyemprot air dan udara. Pada ujung belalai tersebut terdapat kamera kecil dan lampu untuk melihat bagian yang akan dibersihkan. Gambarnya bisa langsung dipantau melalui sebuah layar kecil di atas gagang semprotan.

Cara pemakaian Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil ini terbilang gampang. Tidak perlu sampai repot membongkar dashboard. Berikut urutan cara pemakaian Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil:

  • Cek kondisi dan suhu ac mobil sebelum melakukan pembersihan.
  • Lepaskan tutup laci penumpang di kursi depan.
  • Lepaskan juga filter kabin dan blower dari dudukannya.
  • Letakkan baskom untuk menampung air.
  • Siapkan alat pembersih evaporator.
  • Masukkan detergen/sabun pembersih ke dalam botol dan semprotkan merata ke seluruh bagian evaporator. Tunggu sampai sekitar dua menit agar kotoran menjadi lebih lunak.
  • Selanjutnya masukan 100 ml air bersih ke dalam botol dan semprotkan ke seluruh badan evaporator sampai seluruhnya bersih dari sabun dan kotoran.
  • Jika dirasa masih belum bersih, proses penyemprotan dengan sabun dan membilas dengan air bersih bisa diulang.
  • Blower yang tadi dilepas juga dibersihkan dengan alat ini.
  • Untuk menyempurnakan proses pembersihan evaporator, gunakan cairan antibakteri dan semprotkan ke evaporator.
  • Tutup katup air lalu keringkan evaporator dan blower dengan tiupan angin dari alat ini
  • Semua proses ini dilakukan dengan hanya melihat layar yang ada di gagang mesin semprot ini.

Proses pembersihan evaporator dengan menggunakan alat ini tidak butuh waktu lama. Maksimal hanya butuh 1 jam saja. Bandingkan dengan pembersihan evaporator secara tradisional yang setidaknya butuh waktu antara 3-4 jam. Sekadar catatan, untuk menggunakan alat ini tetap dibutuhkan kompresor atau mesin penyemprot tekanan tinggi.

Dengan demikian, manfaat Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil ini akan sangat terasa dari segi waktu dan biaya. Pasalnya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pergi ke bengkel guna membersihan evaporator. Semua proses bisa dilakukan di rumah dan hanya butuh satu orang saja.

Manfaat Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil yang bisa langsung dirasakan adalah membuat kabin mobil Anda lebih segar dan bersih. Dengan kondisi kabin yang bersih, kerja evaporator juga bakal lebih ringan. Termasuk juga kerja kompresor dalam mensirkulasikan freon yang akan lebih enteng. Dan yang pasti AC mobil Anda bakal terasa beda dinginnya.

Oya, alat ini belum banyak beredar di Indonesia karena merupakan produk impor. Tapi tenang, Anda bisa mendapatkannya tanpa pergi ke luar negeri. Cukup datang ke sini saja untuk bisa membawa pulang Cleaning Inspection Camera Evaporator AC Mobil. Dan rasakan sensasi membersihkan evaporator dengan mudah dan maksimal langsung di rumah Anda.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More