Archive for category Jual Evaporator AC Mobil

Filter Kabin AC Mobil Dibutuhkan untuk Melindungi Kinerja Evaporator Evaporator AC Mobil Berperan Penting dalam Memberikan Udara yang Sejuk bagi Pengendara Apakah salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan berkendara? Jawabannya adalah kondisi AC (air conditioner) yang bekerja dengan baik. Pada AC mobil terdapat 2 bagian yang penting. Dua bagian ini menentukan kenyamanan udara di […]

Filter Kabin AC Mobil Dibutuhkan untuk Melindungi Kinerja Evaporator
Evaporator AC Mobil Berperan Penting dalam Memberikan Udara yang Sejuk bagi Pengendara

Apakah salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan berkendara? Jawabannya adalah kondisi AC (air conditioner) yang bekerja dengan baik. Pada AC mobil terdapat 2 bagian yang penting. Dua bagian ini menentukan kenyamanan udara di dalam mobil.

Filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil merupakan 2 bagian penting yang dibutuhkan pada AC mobil. Kedua bagian ini memiliki fungsi masing-masing. Jika evaporator jelas sudah terpasang pada AC mobil, lain halnya dengan filter kabin. Ada mobil yang memiliki dan ada yang tidak. Sayangnya, tidak semua pengguna kendaraan menyadari pentingnya memasang filter kabin AC.

Memahami fungsi dari masing-masing bagian AC mobil ini tidaklah sulit. Untuk lebih jelasnya, mari kita menilik fungsinya. Selain itu kita juga perlu tahu akibat yang ditimbulkan apabila terjadi kerusakan pada filter kabin dan evaporator AC mobil.

1. Filter Kabin AC Mobil

Filter kabin AC mobil adalah sebuah alat yang umumnya terpasang di bagian dasboard mobil. Jika tidak diperhatikan dengan seksama, filter kabin AC mobil tidak terlihat dari luar. Hal ini karena letaknya biasanya di bawah dasboard.

Tidak semua kendaraan roda 4 memiliki filter kabin AC. Namun pada kendaraan keluaran baru rata-rata sudah tersedia slot untuk memasang filter kabin AC tersebut. Jadi anda bisa menambahkannya sendiri apabila ternyata mobil anda belum memilikinya.

Harga filter kabin AC mobil bervariasi. Tergantung dari merk dan tipe mobilnya. Filter kabin AC mobil juga perlu penggantian secara berkala. Sebaiknya gantilah filter kabin AC mobil setiap 6 bulan sekali.

Fungsi Filter Kabin AC Mobil

Filter kabin AC mobil memiliki fungsi yang fatal terhadap performa AC. Fungsi utamanya adalah untuk menyaring udara sebelum masuk ke evaporator AC mobil. Jadi filter kabin AC mencegah debu, bakteri, dan partikel kecil lainnya masuk ke dalam evaporator.

Jika anda mempunyai masalah dengan bau pada kabin mobil anda, anda perlu melakukan pemeriksaan. Jangan-jangan pada AC mobil anda belum terpasang filter kabin. Segeralah lakukan pemasangan filter kabin agar bau tersebut bisa teratasi.

Bagi anda yang mudah sakit atau memiliki alergi terhadap debu, pemasangan filter kabin dapat mencegah anda dari gangguan kesehatan. Anda bisa menggunakan jenis filter kabin berbahan karbon yang dapat membunuh virus dan bakteri penyebab bau dan penyakit.

Filter kabin Ac mobil akan membuat evaporator menjadi tidak mudah rusak. Sehingga AC dapat bekerja dengan normal. Udara sejuk yang dihasilkan dari AC akan tetap memiliki kualitas yang baik. Hal inilah yang membuat anda menjadi tetap nyaman berkendara.

Pemasangan filter kabin membuat biaya perawatan rutin menjadi lebih hemat. Waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan pun lebih singkat.

Akibat Kerusakan Filter Kabin AC Mobil

Filter kabin AC mobil dapat mengalami kerusakan. Jika filter kabin rusak, terdapat beberapa akibat yang muncul. Akibat tersebut antara lain:
a. Tercium bau tidak sedap di dalam mobil
b. Angin dari blower kurang terasa
c. Udara di dalam mobil kurang sejuk
d. Terjadinya kebocoran pada evaporator

2. Evaporator AC Mobil

Evaporator AC mobil adalah komponen yang mengantarkan udara dingin ke dalam mobil. Letaknya di belakang slot filter kabin. Evaporator umumnya dibuat menggunakan bahan alumunium. Hal ini memunculkan kelebihan dan kekurangan. Penghantar suhu yang baik adalah kelebihannya. Sedangkan kekurangannya, bahan tersebut mudah keropos.

Evaporator AC mobil memiliki beberapa bagian yang berbeda. Bagian yang paling utama adalah koil pendingin. Selain itu ada ada blower/ kipas, katup ekspansi, sensor pengatur suhu, dan kotak evaporator.

Jika anda ingin memiliki evaporator AC yang awet, hindarilah kebiasaan merokok. Hal ini karena asap rokok dapat merusak komponen dalam evaporator. Tentu anda tidak ingin jika mobil anda menjadi tidak nyaman digunakan.

Fungsi Evaporator AC Mobil

Evaporator memiliki fungsi menyerap udara panas untuk diteruskan ke bagian lain yaitu refrigerant. Refrigerant lebih umum disebut freon. Udara panas tersebut diolah di dalamnya. Evaporator kemudian menyalurkan udara yang lebih sejuk ke seluruh ruangan kendaraan setelah melalui proses tersebut.

Akibat Kerusakan Evaporator AC Mobil

Evaporator dapat mengalami kerusakan karena usia pemakaian, jarang melakukan perawatan, kebiasaan buruk berkendara, maupun karena tidak dipasangnya filter kabin. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah. Masalah karena adanya kerusakan evaporator adalah sebagai berikut:
a. Kualitas udara dalam kendaraan tidak baik
b. Kenyamanan berkendara terganggu karena panas
c. Gangguan kesehatan seperti batuk, alergi, penyakit pernapasan, dan gejala sakit lainnya

Itulah peran penting dari filter kabin dan evaporator AC mobil.

Senang bisa berbagi.

Semoga berguna.

Read More
Beberapa Perawatan Rutin Dapat Dilakukan Terhadap AC Mobil Bagian yang Perlu Mendapat Perawatan adalah Filter Kabin AC Mobil dan Evaporator AC Mobil Memiliki sebuah kendaraan berarti anda bertanggungjawab untuk merawatnya. Namun terkadang biaya ke bengkel membuat pengeluaran membengkak. Apa yang bisa kita lakukan untuk menghemat biaya ke bengkel? Pertama, anda perlu mengetahui bahwa perawatan rutin […]

Beberapa Perawatan Rutin Dapat Dilakukan Terhadap AC Mobil
Bagian yang Perlu Mendapat Perawatan adalah Filter Kabin AC Mobil dan Evaporator AC Mobil

Memiliki sebuah kendaraan berarti anda bertanggungjawab untuk merawatnya. Namun terkadang biaya ke bengkel membuat pengeluaran membengkak. Apa yang bisa kita lakukan untuk menghemat biaya ke bengkel?

Pertama, anda perlu mengetahui bahwa perawatan rutin bisa dilakukan sendiri. Salah satu bagian mobil yang dapat dirawat sendiri adalah AC. Dengan mengetahui tips ini, anda bisa menghemat ratusan ribu hingga jutaan.

Perawatan AC Mobil Rutin Tanpa Harus Ke Bengkel

Kondisi udara di Indonesia cenderung panas dan semakin buruk kualitasnya. Itulah mengapa keberadaan AC mobil merupakan hal yang fatal. Tanpa AC mobil, anda tentu akan merasa kurang nyaman. Namun tahukah anda jika AC mobil dapat bermasalah?

AC merupakan bagian mobil yang rentan terkena debu dan kotor. Jika sudah kotor, performa AC akan menurun atau bahkan rusak. Sebelum hal itu terjadi, anda bisa melakukan pencegahan. Salah satunya adalah dengan perawatan rutin. Bagaimana caranya?

1. Terapkan kebiasaan baik

Jangan membiasakan diri untuk merokok atau makan di dalam mobil. Kebiasaan merokok akan membuat udara dalam mobil terkontaminasi asap. Hal ini menyebabkan AC bekerja lebih keras. Begitu juga dengan makan. Bau makanan tentu akan membuat anda tidak nyaman bernapas.

Terapkan aturan yang sama pada seluruh penumpang. Anda tentu tidak ingin merasa kurang nyaman saat berkendara. Lebih baik terlihat disiplin daripada harus rugi di kemudian hari. Jika sudah menjadi kebiasaan, hal tersebut tidak akan sulit.

2. Bersihkan bagian AC secara rutin

Terdapat bagian AC yang dapat dibersihkan. Salah satu bagian tersebut adalah evaporator. Evaporator merupakan benda yang berfungsi menurunkan suhu udara. Inilah mengapa anda tetap dapat menikmati udara sejuk.

Kualitas suhu AC yang kurang maksimal bisa terjadi karena sebab tertentu. Salah satunya adalah kotoran yang menumpuk pada evaporator. Nah, anda perlu untuk membersihkannya. Untuk membersihkan evaporator AC mobil, ikuti langkah berikut:

a. Siapkan cairan pembersih evaporator AC mobil.

b. Pastikan mesin mobil dalam keadaan mati.

c. Buka filter kabin AC mobil dengan memperhatikan pentunjuk di buku panduan.

d. Sisipkan selang kecil dari cairan pembersih ke arah blower. Lakukan setelah dikocok.

e. Nyalakan mesin dan AC dengan suhu terendah.

f. Semprotkan cairan pembersih hingga habis.

g. Tunggu selama 10 hingga 15 menit.

Setelah langkah-langkah di atas anda lakukan, akan keluar air dari pipa AC. Pipa ini terletak di bawah mobil anda. Kotoran yang menempel pada bagian AC akan larut. Hal ini akan membuat AC kembali bekerja secara optimal.

3. Mengganti filter Kabin AC Mobil

Penggantian filter AC sebaiknya dilakukan secara rutin. Disarankan bahwa filter AC diganti setiap 10.000 km. Jika anda sulit untuk mengukur, anda bisa menggunakan hitungan bulan. Waktu yang tepat untuk mengganti filter AC adalah 6 bulan sekali.

Mengganti filter AC tidak harus dilakukan di bengkel. Anda pun bisa melakukannya sendiri. Caranya, ikutilah langkah di bawah ini!

a. Lepaslah filter AC. Letak filter AC pada masing-masing jenis mobil berbeda. Anda bisa membaca referensi atau panduan sesuai dengan mobil anda.

b. Setelah filter berhasil dilepas, bersihkan dengan vakum.

c. Pasang kembali filter AC dengan benar sesuai pentunjuk pada buku manual. Jika anda tidak memiliki bukunya, anda bisa mencari referensi di internet. Atau jika anda merasa perlu mengganti, gantilah dengan yang baru. Harga sebuah filter AC berkisar antara 100 hingga 150 ribu.

4. Gunakan penjernih udara

Sebenarnya, penjernih udara khusus mobil mutlak diperlukan. Hal ini untuk menjaga udara bebas dari virus dan bakteri. Juga untuk membuat AC bekerja dalam batas normal. Anda bisa mendapatkan 2 fungsi sekaligus.

Penjernih udara bekerja dengan memanfaatkan ion positif dan negatif. Terdapat berbagai jenis penjernih udara di pasaran. Anda bisa memilih salah satu sesuai dengan kebutuhan. Harga sebuah penjernih udara mulai dari ratusan ribu rupiah.

Penjernih udara yang terpasang dalam mobil akan membantu menstabilkan udara. Benda tersebut juga berfungsi menyaring kotoran. Hal ini akan membantu AC tetap bersih sehingga tahan lama. Kotoran-kotoran akan diserap sebelum masuk ke dalam filter kabin AC Mobil dan evaporator AC mobil.

5. Pergunakanlah mobil dengan bijak

Awet dan tidaknya sebuah kendaraan tentu tergantung pada penggunanya. Jika anda menghidupkan AC, pastikan jendela tertutup. Nyalakanlah mesin mobil terlebih dahulu. Baru kemudian nyalakan AC setelah mesin stabil.

Penggunaan dan perawatan rutin yang baik akan membuat AC lebih awet. Tentu anda bisa menghemat pengeluaran untuk ke bengkel. Melakukan perawatan sendiri bukanlah hal yang sulit.

Kini anda sudah mengetahui langkah-langkah merawat AC mobil secara rutin. Pastikan untuk memahami dan menerapkan langkah-langkah tersebut.  Jangan ragu untuk mencari tahu pada sumber yang tepat.

Senang bisa berbagi.

Semoga berguna.

Read More
Kenapa AC Mobil Tidak Dingin? Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin?  Punya kendaraan sendiri adalah impian dari banyak orang. Bagaimana tidak, kendaraan adalah suatu kebanggaan yang bisa menaikkan harga diri seseorang. Misalnya saja mobil. Saat ini, mobil tidak lagi dianggap seperti barang mahal. Tidak seperti dulu, dimana mobil hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu […]

Kenapa AC Mobil Tidak Dingin?
Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin? 

Punya kendaraan sendiri adalah impian dari banyak orang. Bagaimana tidak, kendaraan adalah suatu kebanggaan yang bisa menaikkan harga diri seseorang. Misalnya saja mobil. Saat ini, mobil tidak lagi dianggap seperti barang mahal. Tidak seperti dulu, dimana mobil hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Kalau sekarang, semua orang bisa punya mobil. Yang terpenting adalah “ada uang”.

Di Indonesia sendiri, jumlah permintaan akan mobil semakin bertambah dari tahun ke tahun. Mengapa? Karena semua orang membutuhkan kendaraan yang satu ini. Tidak hanya orang tua saja, namun juga anak muda. Bahkan anak sekolah saja sudah ada yang punya mobil. Menarik, bukan? Tuntutan zaman membuat semuanya berubah dalam sekejap mata.

Ada banyak merek mobil yang ada di Indonesia.  Merk tersebut pun datang dari brand luar negeri maupun brand lokal. Brand lokal seperti Komodo, Maleo, GEA, Timor S2, Gang Car, Esemka Digdaya, dan Tawon. Merk tersebut memang masih asing di telinga kita. Untuk itu, kita boleh memakai salah satu merk tersebut. Sekalian dukung produksi dalam negeri juga.

Masalah desain dan ketangguhan mesin perlu diperhatikan waktu beli mobil. Jadi, jangan asal beli saja ya.

Masalah Apa Sajakah yang Sering Terjadi Pada Mobil?

Kalau dipandang dari sisi positif, mengemudikan mobil sangatlah enak. Selain nyaman dan terlindungi dari panas maupun hujan, harga dirimu juga naik secepat kilat. Namun, ada juga sisi negatif yang muncul. Apa itu? Mobil membutuhkan perawatan yang intens. Kamu harus rela merogoh kocek yang dalam ketika mobilmu dalam masa perbaikan. Kamu juga harus  rajin membawa mobil ke bengkel untuk dicuci dan dilakukan pengecekan. Selain itu, kamu juga sering mengalami kerusakan pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil.

Saat ini, AC adalah suatu fasilitas yang wajib dimiliki di dalam mobil. Manfaat yang didapatkan saat menggunakan AC mobil, antara lain:

  • Adanya sirkulasi udara di dalam mobil. Sehingga udara di mobil bisa berputar hingga ke bagian belakang kabin.
  • Dapat menghilangkan kelembaban.
  • Adanya AC membuat pengemudi alias supir merasa nyaman saat mengendarai mobil.

Adanya AC juga bisa menghilangkan suntuk, apalagi ketika kamu terjebak macet. Selain AC, banyak orang yang memilih untuk membuka kaca mobil untuk menghilangkan rasa gerah. Hal ini dilakukan bukan karena tidak punya AC, melainkan untuk menghemat bensin. Namun, polusi udara menjadi hal yang sangat disayangkan. Bagaimana kamu bisa mengemudi dengan nyaman kalau debu bertebaran dimana-mana?

AC memang menjadi solusi yang paling tepat. Aman, mudah, dan praktis. Tapi, bagian AC sangat mudah rusak, berbeda dengan bagian lainnya yang bisa tahan lama. Kalau AC sudah rusak, sirkulasi udara dan kabin mobil tidak lagi terasa dingin. Maka dari itu, kamu yang punya mobil wajib mengenal tipe AC pada mobil pribadimu. Kamu juga harus rajin melakukan perawatan agar AC awet.

Kenapa AC Mobil Tidak Dingin?

Kalau kamu ingin mobil terasa adem alias dingin, kamu perlu menyetel AC secara maksimal. Namun apa jadinya jika hal tersebut tidak berfungsi? Pastilah suasana berkendara kamu menjadi tidak nyaman. Jumlah penumpang yang sangat banyak mempengaruhi tingkat keademan mobil. Coba kamu bandingkan mobil yang diisi oleh 5 orang dengan 8 orang. Adakah perbedaannya? Tentu saja “ada”. Jumlah penumpang yang terlalu banyak memperkecil sirkulasi AC mobil. Karena jumlah orang yang membutuhkan AC menjadi lebih banyak, sementara kapasitas AC hanya satu.

Filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil sering slami masalah ini. Selain jumlah penumpang, hal lain yang menjadi penyebab AC tidak dingin adalah:

1. Coil yang Rusak atau Putus

Kalau AC mobil mulai tidak dingin, berarti ada yang salah dengan coilnya. Coil yang putus atau mati membuat AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Kerusakan bisa kamu ketahui saat kamu menghidupkan mesin mobil. Salah satu ciri-ciri kerusakan coil adalah kompresor AC tidak berputar saat mesin dihidupkan. Kalau sudah begini, segera bawa ke bengkel untuk ditindaklanjuti.

2. Freon yang Sudah Habis

Apakah kamu sudah mengikuti aturan berkendara dengan baik? Apakah kamu berkendara dengan teratur? Sebagian mungkin sudah, namun sisanya belum. Tahukah kamu, kebiasaan menurunkan kaca mobil pada saat AC menyala membuat AC tidak awet dan cepat rusak. AC mobil yang dihidupkan saat berkendara juga menyebabkan freon nya cepat habis.

Mengapa freon cepat habis? Ada dua kemungkinan, yaitu karena waktu pakainya sudah lama dan adanya kebocoran. Untuk mengetahui apakah freon sudah habis tidaklah sulit. Jika AC dalam keadaan on, namun tidak menghasilkan dingin, maka freon sudah habis. Bisa juga karena kompresornya rusak sehingga AC sama sekali tidak berfungsi dengan semestinya.

3. Kompresor AC Aus

Kompresor menjadi komponen yang paling penting pada mobil. Apabila kompresor rusak, maka kebanyakan bagian mobil tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mengatasinya, kamu perlu melakukan perawatan rutin pada mobil. Misalnya servis dan pembersihan mobil. Kompresor AC yang aus biasanya dialami oleh mobil yang sudah tua. Tanda-tandanya adalah terdengar suara berisik pada saat mobil dikendarai.

4. Masalah Pada Cooling Fan

Cooling fan yang bermasalah akan membuat kondensor tidak mampu membuang panas dengan baik. Hal inilah yang menyebabkan AC tidak bisa mengeluarkan sejuk. Kalau cooling fan sudah mati atau hidup, namun putarannya lemah, kamu bisa segera membawa mobilmu ke bengkel.

5. Putusnya Drive Belt

Drive belt sering disebut sebagai fan belt. Kalau ini sudah putus, maka AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Alhasil, udara yang dihasilkan juga tidak dingin. Fungsi utama dari fan belt ini sendiri adalah menyalurkan putaran mesin ke kompresor mobil.

6. Kerusakan Pada Thermostat

Jika AC dihidupkan namun kabin AC mobil tidak dingin secara maksimal, maka kamu perlu mencurigai adanya kerusakan pada bagian mobil. Ya. Thermostat adalah komponen yang perlu kamu curigai.

7. Mesin AC Terlalu Panas

AC yang terlalu panas bisa membuat dingin yang dikeluarkan tidak maksimal. Tekanan yang terlalu besar bisa membuat arus listrik menuju field coil terputus. Hal ini akan langsung berpengaruh pada kompresor, sehingga tidak bekerja secara maksimal.

8. Temperatur Mesin yang Terlalu Tinggi

Berkendara selama beratur-ratus kilometer membuat temperatur mobil cepat panas. Kalau mesin sudah panas, ini akan berpengaruh pada AC mobil. Overheating akan membuat AC tidak dapat mengeluarkan dingin yang sama seperti saat pertama kali menghidupkan mobil.

9. Evaporator Tidak Pernah Dibersihkan

Setiap evaporator AC mobil memiliki blower. Blower ini berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran. Penyedotan debu terus menerus akan membuat debu menumpuk di permukaan. Alhasil, evaporator tidak dapat berfungsi dengan baik. Dampak yang paling buruk adalah terputusnya aliran udara sehingga kinerja AC tidak maksimal. Jika evaporatorI mobilmu sudah tersumbat, cobalah untuk membersihkannya secara perlahan.

10. Radiator Mobil Terlalu Kotor

Saat berkendara, kamu tidak bisa menghindari debu yang bertebaran dimana-mana. Bukan hanya berbahaya untuk pernapasan saja, namun, debu juga tidak baik untuk radiator dan kondensor mobil. Kotoran-kotoran yang lengket membuat mesin AC berkarat. Alhasil, mesin AC tidak dapat berfungsi dengan baik. Kalau sudah begini, AC mobil pun terasa tidak dingin.

Jika AC mobil sudah mulai tidak dingin, kamu perlu melakukan pengecekan pada komponen-komponen di dalamnya. Bisa saja ada masalah pada evaporator AC mobil sehingga filter kabin AC mobil tidak lagi sedingin biasanya.

Bagaimana Cara Memperbaiki AC Mobil yang Tidak Dingin?

Setelah menemukan penyebab AC mobil tidak dingin, kamu juga perlu tahu bagaimana cara mengatasinya. Tujuannya tak lain agar AC mobil dapat berfungsi lagi dengan baik. Berikut adalah cara merawat evaporator AC mobil:

1. Rajin Membersihkan Kabin Mobil

Langkah awal yang paling penting adalah rajin membersihkan kabin mobil. Debu yang menumpuk di dalam evaporator, membuatnya tidak bisa bekerja dengan maksimal. Kalau kamu mendapati kabin mobil kotor, ayo segera dibersihkan. Gunakan vacuum cleaner sebagai alat bantu untuk membersihkan kabin. Dashboard, karpet depan, dan jok mobil adalah bagian yang sering kotor. Membersihkan kabin secra rutin bisa memperpanjang umur dari kendaraan itu sendiri.

Jika filter kabin AC mobil kamu sudah rusak, kamu bisa membelinya di berbagai toko online, seperti Tokopedia.com, rotarybintaro.co.id. Kedua situs tersebut menyediakan spare part mobil yang lengkap. Tentu saja dengan harga yang bersaing. Harga filter kabin AC mobil dipatok seharga Rp 45,000 hingga Rp 170,000. Harga filter kabin AC mobil ini tentu saja tergantung pada merek dari mobil kamu.

2. Bersihkan Evaporator Secara Rutin

Kamu tidak melulu memperhatiakn kebersihan kabin, namun juga perlu memperhatikan kebersihan evaporator AC. Evaporator mobil kerap kali bersentuhan dengan debu dan kotoran, sehingga debu bisa menumpuk di permukaan. Alhasil, terjadi penyumbatan pada filter AC yang menyebabkan AC tidak dingin. Rajinlah membersihkan evaporator agar kerusakan pada AC bisa diminimalisir.

Evaporator AC mobil kamu rusak? Bingung cari tempat jual evaporator AC mobil? Jangan khawatir. Kamu bisa mencarinya di acmobilindonesia.com. Harga evaporator AC mobil biasanya dibanderol seharga Rp 1,200,000/buah. Mahal, kan? Kalau kamu tidak mau evaporator terus-terus diganti, bersihkanlah evaporatornya secara rutin.

3. Melakukan Pengecekan Pada Expansion Valve.

Sudahkah kamu melihat expansion valve? Tahukah kamu apa manfaatnya? Expansion valve adalah alat untuk mengubah suhu tinggi menjadi suhu yang lebih rendah pada freon cair. Perubahan suhu ini terjadi sebelum freon  masuk ke dalam evaporator. Kalau kamu mengalami masalah dengan suhu AC, kamu bisa mengecek bagian expansion valve untuk memastikan ada tidaknya kerusakan.

4. Lakukan Pemeriksaan Pada Freon

Jika freon sudah habis, AC tidak akan bekerja secara maksimal. Hal ini membuat suhu AC tidak dingin. Apakah kamu mau hal tersebut terjadi terus-menerus? Kalau tidak, lakukanlah pemeriksaan pada freon AC mobilmu. Pengecekan kondisi freon tidak hanya pada mobil yang sering digunakan saja. Namun, juga pada mobil yang jarang digunakan. Freon yang jarang bersikulasi biasanya akan mengendap di dalam evaporator lalu memuai. Pemuaian inilah yang perlu kamu waspadai. Proses pemuaian bisa membuat evaporator cepat kropos.

5. Cek Kondisi Thermostat Secara Berkala

Tahukah kamu apa fungsi dari thermostat? Ya, thermostat berfungsi untuk memompa freon. Cara kerjanya dengan mengirimkan kode kepada kompresor agar freon bisa berhenti untuk sementara. Pengiriman kode bergantung pada berapa suhu thermostat yang diukur. Proses pengukuran yang kacau akan menyebabkan proses pengiriman kode juga kacau. Evaporator yang tidak mendapat kiriman dari freon akan membuat evaporator sering mengalami masalah. Untuk itu, kamu perlu melakukan pengecekan thermostat secara berkala.

6. Mengurangi Jumlah Pembukaan Jendela Mobil

Untuk menghemat bensin, kamu kerap kali membuka jendela untuk mendapatkan angin segar.Secara tidak langsung, kebiasaan ini berdampak buruk bagi AC mobilmu. Walaupun AC dalam keadaan hidup ataupun mati, kamu disarankan agar tidak terlalu sering membuka jendela. Debu dan kotoran yang ada di luar bisa masuk secara bebas ke dalam mobilmu. Alhasil, mobil pun menjadi kotor. Nah, sewaktu AC dinyalakan, evaporator akan menyerap debu yang lengket di kabin mobil. Endapan debu di dalam evaporator membuat AC mobil tidak awet.

7. Mengganti Filter Kabin AC dan Evaporator yang Sudah Kotor

Langkah terakhir adalah dengan mengganti kabin AC dan Evaporatornya. Kamu bisa mengganti spare part mobilmu di toko-toko online. Bisa juga dengan mengunjungi tempat menjual spare part terdekat. Untuk harga filter kabin AC mobil dan harga evaporator AC mobil, sangatlah tergantung pada merek mobil itu sendiri.

Aktivitas Apa Saja yang Perlu Dihindari di Dalam Mobil?

AC yang tidak dingin tentu saja mengesalkan, apalagi jika cuaca lagi gerah. Kamu ingin tahu cara mengatasinya? Baca langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Jangan Pernah Merokok di Dalam Mobil

Hal ini dikhususkan bagi kamu yang suka merokok. Perokok berat biasanya tidak sanggup jika tidak merokok dalam sehari. Berkendara dengan jarak tempuh yang jauh membuatmu cepat bosan. Untuk menghilangkan rasa bosan, kamu sering memilih untuk merokok di dalam mobil. Padahal hal tersebut tidak baik. Bau dari asap rokok nantinya akan lengket pada kabin mobil. Belum lagi jika kamu membuka kaca jendela. Jumlah debu dan kotoran yang masuk akan semakin menumpuk. Asap rokok yang sudah lama mengendap akan sulit dibersihkan pada evaporator. Mau AC mobilmu cepat rusak?

2. Jangan Menggunakan Pengharum yang Terlalu Menyengat

Bepergian ke suatu tempat rasanya tidak lengkap tanpa menyemprotkan minyak wangi. Kebanyakan memakai minyak wangi juga tidak bagus. Sama halnya dengan menggunakan pengharum mobil. Memang, kabin mobil akan wangi, namun terlalu banyak menggunakan pengharum bisa membuatmu merasa sesak. Selain itu, bahan kimia yang terdapat pada bahan pembuatan pengharum juga tidak baik bagi evaporator.Bahan kimia yang menempel di evaporator sangat sulit dibersihkan. Alhasil, bahan kimia tersebut menumpuk lalu mengendap di evaporator. Jadilah, AC mobil tidak dingin.

3. Kurangi Makan dan Minum di Dalam Mobil

Mobil itu ibaratkan rumah kedua bagi pemiliknya. Kamu bisa menjadikannya sebagai lemari kecil, tempat berdandan, tempat makan, dan tempat untuk tidur. Sangat multifungsi. Selama kamu makan atau minum, pernahkah makanan atau minuman tersebut tumpah? Kalau kamu orangnya ceroboh, mungkin hal ini terjadi beberapa kali. Alhasil, mobilmu menjadi kotor. Jika hal ini kamu biarkan dan tidak segera dibersihkan, umur evaporator akan pendek. Jika kamu membawa anakmu berkendara, katakanlah padanya supaya makan dan minum dengan hati-hati.

Setelah membaca masalah yang sering terjadi pada AC mobil secara lengkap, diharapkan kamu dapat menghindari kesalahan kecil yang justru membuat AC mobilmu cepat rusak. Rawatlah mobilmu seperti kamu merawat dirimu sendiri. Dengan demikian, kamu juga bisa menghemat pengeluaran.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More
Penumpukan Debu dan Kotoran Sering Terjadi Pada Filter Kabin AC Mobil Kebocoran Salah Satu Masalah Pada Pemakaian Evaporator AC Mobil Apa yang anda lakukan ketika mobil mengalami masalah? Kebanyakan orang tentu akan menjawab dibawa ke bengkel. Cara ini memang dipandang sebagai solusi yang cepat dan tepat. Namun anda juga perlu mempersiapkan biaya yang mungkin tidak sedikit. […]

Penumpukan Debu dan Kotoran Sering Terjadi Pada Filter Kabin AC Mobil
Kebocoran Salah Satu Masalah Pada Pemakaian Evaporator AC Mobil

Apa yang anda lakukan ketika mobil mengalami masalah? Kebanyakan orang tentu akan menjawab dibawa ke bengkel. Cara ini memang dipandang sebagai solusi yang cepat dan tepat. Namun anda juga perlu mempersiapkan biaya yang mungkin tidak sedikit. Terkadang kerusakan yang tidak diprediksi dapat membuat anda kebingungan.

Jika masalah pada mobil terjadi, tetap tenang dan jangan panik. Hal pertama yang harus anda lakukan ketika mobil bermasalah adalah pahami masalahnya. Baru kemudian temukan solusi yang tepat. Jangan sampai anda terburu-buru untuk memutuskan dan hasilnya tidak baik.

Memahami masalah mobil memang tidak bisa instan. Ada cara mudah yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah mengumpulkan informasi mengenai hal tersebut. Nah, kali ini kita akan membahas masalah yang terjadi pada bagian AC mobil.

AC mobil tentu menjadi faktor yang penting demi kenyamanan anda saat berkendara. Tanpa adanya AC yang berfungsi dengan baik, anda akan merasa gerah dan pengap di dalam mobil. Terlebih untuk anda yang tinggal di kota besar. Panas dan polusi udara dapat menjadi penyebab stres dan ketidaklancaran aktivitas sehari-hari.

Lalu bagian mana dari AC yang sering bermasalah? Filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil merupakan komponen yang paling rawan bermasalah. Bahasan kali ini berfokus pada kedua hal tersebut. Jadi apa saja masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil?

1. Masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil

Apakah yang anda ketahui dari filter kabin AC mobil? Kebanyak orang belum mengetahui bahwa pada AC mobilnya terdapat komponen ini. Padahal filter kabin AC mobil memiliki fungsi yang fatal. Tanpa adanya komponen ini, AC mobil akan bekerja dengan lebih keras dan bisa cepat rusak.

Tidak semua kendaraan roda 4 terpasang filter kabin AC mobil. Filter kabin AC mobil tergolong dalam teknologi tambahan. Di Indonesia, bagian ini umumnya hanya dimiliki oleh mobil yang diproduksi di atas tahun 2005. Mobil-mobil generasi sebelumnya, tidak dilengkapi dengan filter kabin AC mobil. Namun secara umum di dunia, teknologi ini sudah mulai diterapkan beberapa tahun lebih awal. Lebih tepatnya pada tahun 2002.

Fungsi dari filter kabin AC mobil adalah untuk menyaring udara sebelum masuk ke evaporator. Sebagai penyaring udara, bagian ini terletak di antara evaporator dan blower. Umumnya, untuk merk mobil buatan Korea dan Jepang seperti Suzuki, Honda, Toyota, dan Hyundai, anda bisa menemukan komponen tersebut pada belakang laci dashboard.

Mengingat peran pentingnya, sudah seharusnya setiap mobil menggunakan filter kabin AC. Sebelum mengetahui lebih jauh, sebaiknya anda juga perlu memahami masalah-masalah yang sering terjadi pada komponen ini. Lalu apa saja masalah yang dapat dialami filter kabin AC mobil?

a. Penumpukan debu dan kotoran

Karena fungsi dari filter kabin adalah untuk menyaring udara, salah satu masalahnya adalah adanya penumpukan debu dan kotoran. Hal ini tentu tidak dapat dihindari. Langkah tepat yang harus anda lakukan adalah dengan membersihkannya secara rutin. Jika anda sering berkendara di wilayah berdebu, lakukan pembersihan setiap 1 bulan sekali.

Udara yang disaring oleh filter kabin dapat berasal dari 2 tempat yang berbeda yaitu di dalam kabin dan di luar mobil anda. Kedua sumber udara ini dapat mengandung polusi yang berupa debu dan kotoran. Jika anda termasuk penduduk di wilayah perkotaan, tingkat polusinya akan lebih tinggi daripada di pedesaan. Maka intensitas pembersihan perlu ditingkatkan.

Umumnya, terdapat 2 tipe filter kabin AC mobil. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kedua tipe tersebut antara lain:

1. Filter kabin non woven

Filter jenis ini dapat menyaring kotoran seperti debu dan partikel-partikel kecil lainnya. Ciri dari produk ini umumnya berwarna putih. Filter kabin non woven tidak secanggih produk filter kabin karbon aktif. Filter ini hanya terdiri dari 1 lapis saja. Namun kelebihan dari filter ini adalah lebih awet daripada filter kabin dengan karbon aktif.

2. Filter kabin karbon aktif

Filter kabin jenis ini memiliki fungsi yang sama seperti filter kabin pada umumnya. Namun ada kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk lain. Kelebihan tersebut yaitu adanya karbon aktif (zeolit) yang dapat membunuh bakteri penyebab bau dan virus-virus penyakit tertentu. Jadi jika mobil anda menggunakan filter jenis ini, anda dan keluarga akan merasa lebih aman dan terjaga kesehatannya.

Filter kabin karbon aktif umumnya berwarna hitam dan terdiri dari 2 lapisan yang disebut fiber dan serat karbon. Bagi anda yang mudah terserang alergi seperti bersin atau gatal-gatal, ada baiknya untuk memasang filter kabin AC mobil jenis ini karena dapat membantu anda menghilangkan bakteri penyebab alergi.

Kedua jenis filter kabin AC mobil ini dapat dibersihkan. Namun filter kabin karbon aktif memiliki kekurangan. Kekurangannya adalah filter harus lebih sering diganti daripada filter kabin non woven. Hal ini karena adanya 2 lapis filter sehingga menyebabkan kotoran dapat menempel lebih banyak.

b. Kualitas filter kabin kurang baik

Kapan terakhir kali anda mengganti filter kabin AC mobil anda? Jika sudah lewat 6 bulan, sebaiknya lakukan pemeriksaan apakah kondisinya masih layak atau tidak. Filter kabin AC mobil tidak hanya perlu dibersihkan tetapi juga perlu diganti paling tidak setiap 6 bulan sekali atau ketika kondisinya sudah tidak bagus.

Indikator yang bisa dijadikan acuan bahwa filter kabin sudah dalam kondisi yang tidak baik adalah adanya bau yang tidak sedap. Selain itu juga bisa ditandai dengan aliran udara yang keluar dari AC tidak lagi sejuk seperti biasanya.

Jika anda menemukan masalah pada filter kabin AC mobil anda, segera ambil tindakan untuk mencegah masalah yang lebih jauh lagi. Hal ini tentu karena begitu fatalnya peranan filter kabin AC mobil itu sendiri.

Lalu berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk mengganti sebuah filter kabin AC mobil? Sebenarnya, waktu yang diperlukan bervariasi. Namun umumnya tidak memakan waktu yang lama.

Jika anda ingin mengganti filter kabin AC mobil anda, siapkan dana yang cukup. Harga untuk sebuah filter kabin AC mobil di pasaran berkisar antara 70 hingga 200 ribuan. Tergantung merk dari produknya dan kesesuai dengan merk mobilnya.

Akibat tidak mengganti filter kabin AC mobil

Terdapat beberapa akibat yang bisa anda alami jika tidak mengganti filter kabin AC mobil. Salah satunya adalah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen AC lainnya sepeti blower dan evaporator. Jika hal itu sampai terjadi, maka anda akan mendapatkan masalah yang lebih serius lagi.

Beberapa mobil tidak dilengkapi dengan filter kabin AC. Jika mobil anda juga termasuk salah satunya, sebaiknya segera ambil tindakan. Mungkin anda tidak akan merasakan akibatnya dalam jangka pendek. Namun jika dalam penggunaan jangka panjang tanpa adanya filter kabin AC, anda bisa mengalami masalah-masalah seperti gangguan kesehatan dan alergi.

Inilah bahaya yang paling mengancam. Gangguan kesehatan dapat anda alami karena tidak adanya penyaring udara yang anda hirup di dalam mobil. Jadi kemungkinan kontaminasi bakteri dan virus menjadi lebih besar.

2. Masalah yang sering terjadi pada evaporator AC mobil

Apa yang anda ketahui tentang evaporator? Pada setiap AC terdapat komponen evaporator. Termasuk juga pada AC mobil. Evaporator adalah termasuk bagian AC yang vital. Umumnya satu kendaraan memiliki satu evaporator. Kecuali pada kendaraan-kendaraan besar. Kendaraan yang lebih besar bisa memiliki lebih dari 1 evaporator.

Bentuk dari evaporator AC mobil mirip dengan radiator namun lebih kecil. Bahan peyusunnya terbuat dari alumunium.

Evaporator merupakan bagian AC mobil yang memiliki fungsi menurunkan suhu. Cara kerjanya adalah dengan menyerap panas dari kabin mobil. Inilah mengapa anda bisa mendapatkan udara yang lebih sejuk ketika AC menyala.

Ada beberapa masalah yang bisa terjadi pada bagian evaporator AC mobil ini. Beberapa masalah tersebut antara lain:

a. Evaporator kotor

Mengapa evaporator bisa menjadi kotor? Hal ini karena adanya debu dan kotoran yang menempel. Sebenarnya, debu dan kotoran yang menumpuk merupakan faktor utama dari berbagai masalah evaporator AC mobil lainnya.

Debu dan kotoran di evaporator dapat menyebabkan bau tidak sedap. Hal ini terjadi karena tumbuhnya jamur. Jika anda pernah mengalami mencium bau yang tidak sedap ketika baru masuk ke dalam mobil, mungkin hal ini menjadi salah satu penyebabnya.

Bukan hanya debu saja yang dapat mengotori evaporator. Penggunaan pengharus mobil dengan bahan kimia yang kuat juga tidak baik bagi kondisi evaporator. Bahan kimia tersebut akan menempel di evaporator dan dapat mengganggu kinerjanya.

Lalu apa yang bisa dilakukan? Sebenarnya anda tidak perlu ke bengkel untuk mengatasinya. Anda bisa membersihkan bagian evaporator dengan mengikuti panduan-panduan yang banyak tersedia di internet. Membersihkan evaporator AC mobil secara rutin dapat menjadi salah satu langkah untuk menghemat biaya servis ke bengkel.

b. Evaporator beku

Masalah lainnya yang seringkali merupakan masalah turunan dari evaporator yang kotor adalah adanya pembekuan. Karena debu-debu yang menempel, freon (cairan yang menyerap panas di suhu rendah) dari hasil pompaan kompresor tertahan di evaporator dan membeku. Selama AC menyala, kompresor bekerja secara terus menerus untuk memompa freon ke evaporator. Jika evaporator terhalang debu dan kotoran, maka akan terjadi pembekuan.

Fakta menariknya di luar itu, freon juga merupakan sebuah merk dagang. Nama ini merupakan sebutan sebuah senyawa yang berhasil ditemukan pada tahun 1928 oleh Thomas Midgley. Jadi sebenarnya cara kerja AC mobil adalah bukan mendinginkan tetapi menyerap suhu panas dan kelembaban dari kabin mobil anda.

Kembali kepada permasalahan, evaporator beku ini dapat menyebabkan performa AC menjadi tidak maksimal. Jika anda merasa AC tidak lagi sejuk, mungkin anda sudah saatnya membersihkan evaporator. Menjaga kebersihan evaporator dapat membantu mencegah kerusakan pada AC.

c. Evaporator bocor

Pernahkan anda mendapati air pada bagian lantai mobil atau di bawah mobil? Mungkin penyebabnya adalah masalah yang satu ini.

Evaporator memang harus diganti paling tidak setiap 1 tahun sekali. Penggantian ini untuk mencegah adanya kebocoran. Jika anda pernah menemukan tetesan air di lantai mobil, ada kemungkinan hal tersebut karena bocornya evaporator.

Sebenarnya apa yang menyebabkan evaporator bocor? Pertama karena freon yang menumpuk di evaporator dan tidak ada sirkulasi sehingga dapat menyebabkan bagian evaporator mengalami korosi. Jika sudah begitu, evaporator dapat menjadi keropos. Biasanya hal ini terjadi ketika anda jarang menggunakan mobil. Maka jangan pernah lupa untuk memeriksa kondisi freon meski mobil tidak dipakai.

Masalah kedua adalah karena evaporator yang sudah berusia tua dan butuh diganti secepatnya. Jika memang terjadi hal tersebut, anda harus segera mengganti dengan evaporator yang baru. Mulai sekarang lakukanlah kebiasaan penggantian rutin sesuai dengan peroide yang disarankan agar masalah-masalah di atas tidak terjadi kembali.

Ketika evaporator sudah tidak dalam kondisi baik, membersihkan saja tidak cukup mengatasi masalah. Tidak ada yang bisa dilakukan selain melakukan penggantian dengan yang baru. Sebenarnya, harga evaporator AC mobil tidak terlalu mahal untuk jangka waktu pemakaian dalam hitungan tahun. Namun anda perlu biaya tambahan untuk mengupah montirnya.

Upah servis penggantian yang lumayan dikarenakan letak evaporator yang berada di dalam sehingga sulit dijangkau. Namun lebih baik mobil anda mendapatkan servis yang baik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan untuk membawa kendaraan anda ke bengkel yang terpercaya. Ada baiknya anda juga turut mengawasi ketika dilakukan penggantian. Selain memastikan pengerjaannya, anda juga bisa mempelajarinya untuk menambah pemahaman.

Harga dari sebuah evaporator berkisar antara 1-2 juta. Tergantung dari merk mobilnya. Jika anda ingin melakukan penggantian, kurang lebih anda harus merogoh saku sebanyak nominal tersebut. Jika evaporator terlanjur rusak, memang biayanya akan lebih mahal daripada hanya membersihkannya saja. Hal ini wajar mengingat fungsi dari evaporator yang sangat penting untuk kenyamanan berkendara anda.

Lakukan hal ini untuk mencegah masalah pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil

Masalah-masalah pada filter kabin dan evaporator AC mobil tidak akan terjadi jika anda tahu cara mencegahnya. Tindakan pencegahan memang ampuh diterapkan untuk meminimalkan biaya dan waktu sevis kendaraan anda. Terdapat cara untuk mencegah masalah pada filter kabin dan evaporator AC mobil.

Salah satu tindakan pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan membersihkan kabin secara rutin dari debu dan kotoran. Jika memungkinkan, anda bisa memasang penjernih udara sebagai tambahan untuk mencegah kontaminasi virus dan bakteri sehingga kualitas udara yang anda hirup dalam mobil menjadi lebih baik.

Sebenarnya, awet dan tidaknya filter kabin dan evaporator AC mobil adalah tergantung pada kebiasaan penggunanya. Kebiasaan buruk seperti merokok dan makan di dalam mobil dapat menyebabkan AC bekerja lebih keras. Tentu hal ini akan menyebabkan setiap bagian pada AC lebih cepat rusak.

Tips perawatan rutin pada AC mobil dapat anda baca pada artikel sebelumnya mengenai Perawatan Rutin adalah Kunci Hemat Biaya Bengkel Filter Kabin AC Mobil dan Evaporator AC Mobil.

Nah, itulah pembahasan mengenai masalah yang sering terjadi pada filter kabin AC mobil dan evaporator AC mobil. Hal rumit tentu menjadi lebih mudah jika kita memahaminya. Dengan menjadi paham, anda juga akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Senang bisa berbagi.

Semoga berguna.

Read More
Beli Spare Part AC Mobil? Perhatikan Dulu Harga Evaporator AC Mobil Ini! Ada beberapa fakta seputar evaporator AC Mobil. Bagi para pengguna mobil, masalah AC mobil sangat umum terjadi. Selain kerusakan pada mesin, kerusakan AC mobil juga menjadi hal yang memprihatinkan. Kalau AC mobil kurang dingin, apa jadinya? Tentu saja kamu akan kepanasan selama di […]

Beli Spare Part AC Mobil?
Perhatikan Dulu Harga Evaporator AC Mobil Ini!

Ada beberapa fakta seputar evaporator AC Mobil. Bagi para pengguna mobil, masalah AC mobil sangat umum terjadi. Selain kerusakan pada mesin, kerusakan AC mobil juga menjadi hal yang memprihatinkan. Kalau AC mobil kurang dingin, apa jadinya? Tentu saja kamu akan kepanasan selama di dalam mobil. Apalagi saat matahari sangat terik. Bisa-bisa kamu akan membuka jendela mobil untuk memperoleh udara tambahan. Namun, polusi udara membuatmu mempertimbangkan hal tersebut. Lantas, apa yang harus kamu lakukan?

Saat AC mobil rusak, sirkulasi udara tidak akan bekerja sebagaimana mestinya. Untuk itu, coba lakukan pengecekan pada evaporatornya. Kerusakan pada evaporator langsung mempengaruhi AC mobil. Jadi, kamu tidak boleh menganggap sepele ya. Kalau kamu tidak percaya, coba dibuktikan sendiri.

Pada umumnya, evaporator yang terlalu kotor menjadi penyebab utama AC mobil tidak dingin. Mengapa? Karena hawa dingin dari expansion valve tidak bisa diterima secara maksimal oleh evaporator. Debu yang lengket pada evaporator menjadi penghambat udara yang keluar. Alhasil, mobil pun menjadi tidak dingin. Padahal kamu tahu kalau evaporator merupakan komponen penting yang harus selalu dijaga. Kalau kamu tidak segera melakukan antisipasi, bersiaplah untuk menikmati hawa panas.

Cara Agar AC Mobil Dingin Lagi

Pertanyaannya “bagaimanakah cara  agar AC dingin kembali?” Cara paling ampuh adalah dengan membersihkan evaporator AC mobil secara rutin. Banyaknya debu yang lengket harus segera dibersihkan. Ada mobil yang evaporatornya mudah dibersihkan, ada pula yang sulit. Hal ini tergantung pada tipe dan merek dari mobil itu sendiri. Untuk evaporator mobil yang sulit dibersihkan, perlu dilakukan pembongkaran pada dashboard-nya.

Daripada kamu pusing cara membersihkannya, lebih baik kamu bawa pada bengkel langganan. Selain terpercaya, kamu juga bisa berdiskusi dengan sang mekanik. Kamu juga bisa bertanya kerusakan yang terjadi secara detail. Sang mekanik tentu saja tidak keberatan berbagi informasi denganmu. “Pelanggan adalah segalanya”. Alhasil, kamu bisa lebih menjaga dan merawat evaporator mobilmu.

Evaporator mobil yang sudah lama mungkin akan mengalami sedikit kerusakan. Apalagi jika jarang dibersihkan, maka kerusakannya akan semakin parah. Tak jarang juga ditemui kondisi evaporator yang sudah berkarat bahkan bocor. Kalau sudah begini, penggantian evaporator lama dengan evaporator baru pun perlu dilakukan.

Mengganti evaporator lama ke baru bukanlah suatu hal yang perlu dipermasalahkan. Yang menjadi masalah besar adalah banyaknya merk dari evaporator. Setiap bengkel AC mobil menyediakan berbagai merk. Entah itu merk dari pabrikan Asia atau Eropa. Banyaknya merk yang tersedia membuatmu pusing tujuh keliling. Bagi kamu yang baru punya mobil, wajar kalau kebingungan. Apalagi jika kamu wanita, sudah pastilah tidak tahu menahu soal otomotif.

Bagi kamu yang tidak mau repot, percayakan kepada sang mekanik. Mintalah saran dari mekanik tentang merk evaporator terbaik. Namun, kamu juga perlu waspada terhadap mekanik. Apalagi jika bengkel tersebut bukan bengkel langgananmu. Saat ini, ada saja mekanik yang suka jahil. Ia sengaja menaikkan harga evaporator untuk memperoleh keuntungan sendiri. Hal ini dilakukan karena kamu tidak tahu menahu soal otomotif. Untuk itu, kamu perlu searching terlebih dahulu di internet. Bagi kamu yang sudah punya bengkel langganan, tidak perlu khawatir lagi ya. Sang mekanik tidak mungkin membodohimu.

Merk Evaporator AC Mobil Terkenal

Sebagai info, merk evaporator AC mobil terbaik adalah Denso. Kualitas dari evaporator merk Denso tidak perlu diragukan lagi. Banyak tanggapan positif dari pelanggan mengenai evaporator ini. Bahkan, banyak pula ATPM yang sudah menggunakan merk ini. Perusahaan mobil asal Jepang banyak menggunakan Denso pada mobil buatannya. Kualitas yang bagus menjadi pertimbangan yang masuk akal. Setuju, tidak?

“Ada barang, ada kualitas”, Inilah yang diterapkan oleh Denso. Selain menawarkan produk dengan kualitas tinggi, harga evaporator AC mobil juga terjangkau. Terjangkaunya sudah pasti tidak akan membuat kantongmu bolong. Apalagi kalau sampai menghabiskan gaji bulanan. Hal semacam ini tidak akan mungkin terjadi. Tenang saja.

Selain Denso, ada Behr yang biasa digunakan oleh mobil pabrikan Eropa. Masalah kualitas juga tidak perlu diragukan lagi. Namanya juga sudah buatan Eropa. Yang memakai juga tidak lagi mobil buatan Eropa saja, namun juga mobil buatan negara lain. Evaporator Behr menjadi langganan untuk mobil pabrikan Jerman. Sudah tahukan apa saja merk mobil yang diproduksi oleh Jerman?

Untuk merk AC mobil lapis kedua seperti Formula dan Paco juga patut dicoba. Memang, kualitasnya masih di bawah Denso dan Behr. Namun, kualitas dari kedua merk tersebut masih diakui. Formula dan Paco juga menjadi pilihan yang tepat saat kantong mulai sekarat. Jadi, sangat cocok menjadi pertimbangan saat evaporator AC mobil rusak di akhir bulan.

Kualitas memang ditentukan oleh mahal atau murahnya barang tersebut. Semakin mahal, semakin bagus pula kualitasnya. Sebaliknya, semakin murah, maka kualitasnya pasti lebih rendah. Selain pada kualitas, perawatan menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kondisi evaporator.

Kalau kamu merawatnya dengan baik, pasti bertahan lama. Kalau kamu tidak merawatnya sama sekali, sudah pasti cepat rusak. Ingat, semahal apapun evaporator yang kamu beli, akan cepat rusak jika tidak dirawat. Dan sebaliknya. Jika perawatan baik dan rutin, sudah pasti akan bertahan lama. Tidak peduli berapapun uang yang kamu keluarkan untuk membelinya.

Beli Spare Part AC Mobil? Perhatikan Dulu Harga Evaporator AC Mobil Ini!

Merek dan Seri Mobil Harga (Rp)
Evaporator Bmw Seri 3 E46 Ori Behr 3.850.000
Evaporator Bmw Seri 3 E90 Behr 4.550.000
Evaporator Bmw Seri 5 E60 Behr 4.650.000
Evaporator Bmw X1 Behr 4.550.000
Evaporator Bmw X3 Behr 4.750.000
Evaporator Bmw X5 Lama Behr 4.550.000
Evaporator Chevrolet Captiva Depan 2.350.000
Evaporator Chevrolet Spin Belakang Original 1.550.000
Evaporator Daihatsu Sirion Denso 1.550.000
Evaporator Daihatsu Taruna Denso 1.175.000
Evaporator Daihatsu Terios Denso 1.350.000
Evaporator Daihatsu Xenia Denso 1.450.000
Evaporator Ford Fiesta Ori 2.150.000
Evaporator Ford New Everest Depan Expansi Kotak 1.450.000
Evaporator Honda All New City 1.450.000
Evaporator Honda All New Jazz Rs 1.450.000
Evaporator Honda Freed Denso 1.550.000
Evaporator Honda Stream 1.7 1.375.000
Evaporator Hyundai Accent 1.275.000
Evaporator Hyundai Atoz 1.275.000
Evaporator Kia New Sportage 1.350.000
Evaporator Mazda 2 Ori 2.650.000
Evaporator Mazda Cx7 1.850.000
Evaporator Mercy A150 W169 Behr 3.850.000
Evaporator Mercy B-Class 3.850.000
Evaporator Mercy C Class W204 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy C-Class W202 2.275.000
Evaporator Mercy Ml W163 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy New E Class W211 Behr 4.350.000
Evaporator Mercy New Eyes W210 Ori Behr 3.850.000
Evaporator Mercy New S Class W221 Behr 5.850.000
Evaporator Mercy R Class Behr 4.350.000
Evaporator Mercy W203 New C-Class Behr 3.850.000
Evaporator Mitsubishi Grandis Denso 1.850.000
Evaporator Mitsubishi Pajero Sport Valeo 1.875.000
Evaporator Mitsubishi Triton Valeo 1.875.000
Evaporator Nissan Grand Livina Ori 975.000
Evaporator Proton Exora Ori 2.600.000
Evaporator Suzuki Aerio Denso 1.775.000
Evaporator Suzuki Sx4 / X-Over : 1,450 2.550.000
Evaporator Toyota All New Camry Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Alphard / Vellfire Depan Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Innova Belakang Denso 1.225.000
Evaporator Toyota Innova Depan Denso 1.275.000
Evaporator Toyota Kijang Denso 1.175.000
Evaporator Toyota New Harrier Denso 2.850.000
Evaporator Toyota Rush Denso 1.350.000
Evaporator Toyota Soluna Denso 1.275.000
Evaporator Toyota Vios Denso 1.550.000
Evaporator Toyota Yaris Denso 1.550.000
Evaporator Volvo S80 2.850.000

Filter Kabin AC Mobil

Filter kabin AC mobil saat ini sudah menjadi standar bagi mobil lansiran terbaru. Banyak mobil keluaran tahun 2015 sudah menggunakan filter kabin AC mobil. Selain evaporator AC mobil, komponen ini juga penting agar kabin mobil terasa segar setiap waktu. Mengapa? Karena fungsi dari kabin ini adalah menyaring debu dan kotoran. Jadi, kalau kabin mobilmu kotor, maka filter ini secara otomatis akan membersihkannya. Canggih, bukan?

Filter kabin ini membantu proses sirkulasi pada AC mobil. Kerja filter kabin yang baik akan selalu membuat suasana kabin terasa fresh.

Filter kabin AC mobil bukanlah barang yang bisa bertahan lama. Produknya termasuk fast moving. Dengan kata lain, kamu perlu menggantinya sekali setahun. Tujuannya agar suasana kabin mobil tetap terjaga kesegarannya.

Merk Filter Kabin AC Mobil

Ada banyak merk filter kabin AC mobil yang beredar belakangan ini. Selain produk OEM (Original Equipment Manufacturer), kini banyak beredar produk alfamarket. Produk ini juga tidak kalah hebatnya dengan produk OEM. Kualitasnya yang tidak kalah jauh membuatnya banyak digunakan oleh pengguna mobil. Selain itu, harganya juga terjangkau. Sangat cocok bagi kamu yang berdompet tipis.

Salah satu produk alfamarket yang terkenal adalah Ken. Selain Ken, ada juga Denso, Kyoto, dan Sakura. Setiap merk filter kabin tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Satu lagi, tidak semua merk di atas tersedia pada setiap jenis mobil. Jadi, sebelum membeli mobil, kamu juga perlu memperhatikan ketersediaan spare parts-nya di bengkel-bengkel di Indonesia.

Misalnya, merk kabin Kyoto sangat banyak dijumpai pada mobil pabrikan Jepang dan Korea. Sedangkan untuk mobil pabrikan Eropa, Kyoto tidak menyediakan filter kabin yang sesuai. Mobil pabrikan Eropa biasanya menemukan filter kabin dari merk Sakura.

Beberapa merk filter kabin AC mobil pun tak henti-hentinya memberikan inovasi terbaru. Seperti Denso yang kini menghadirkan filter kabin yang ramah lingkungan. Filter kabinnya dipercaya mengandung sistem anti virus. Tombol berwarna hijaunya dapat digunakan untuk menghalau bakteri. Sehingga, produknya aman bagi kesehatan manusia. Kamu yang berkendara pun lebih aman dengan hadirnya sistem anti virus ini. Selain itu, ada juga lapisan karbon aktif. Gunanya untuk menyerap bau-bau yang tidak sedap. Jadi kalau ada makanan tumpah di mobilmu, kamu tidak perlu khawatir. Sudah ada Denso sebagai penangkalnya.

Setiap alfamarket menyediakan berbagai tipe filter kabin. Baik itu yang tipe standar maupun tipe karbon. Ingat, setiap tipe juga memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Dari segi harga, tipe karbon sedikit lebih mahal ketimbang tipe standar. Mengapa? Karena kelebihan yang ditawarkan jauh lebih banyak ketimbang tipe standar.

Daftar Harga Filter Kabin AC Mobil

Merk dan Seri Mobil

Harga (Rp)

Filter Kabin Daihatsu Gran Max 85.000
Filter Kabin Daihatsu Terios 45.000
Filter Kabin Daihatsu Xenia 45.000
Filter Kabin Datsun 90.000
Filter Kabin Honda All New City 105.000
Filter Kabin Honda All New Civic 85.000
Filter Kabin Honda All New CRV 85.000
Filter Kabin Honda Brio 95.000
Filter Kabin Honda Freed 105.000
Filter Kabin Honda Jazz 85.000
Filter Kabin Honda Mobilio 95.000
Filter Kabin Honda New Accord 85.000
Filter Kabin Honda Odyssey 85.000
Filter Kabin Honda Stream 85.000
Filter Kabin Hyundai I10 65.000
Filter Kabin Hyundai New Tucson 105.000
Filter Kabin Hyundai Trajet 90.000
Filter Kabin Kia Picanto 65.000
Filter Kabin Mercy E-Class 125.000
Filter Kabin Mitsubishi Grandis 105.000
Filter Kabin Mitsubishi Mirage 65.000
Filter Kabin Mitsubishi New Lancer 135.000
Filter Kabin Mitsubishi Outlander 135.000
Filter Kabin Mitsubishi Pajero Sport 135.000
Filter Kabin Mitsubishi Strada Triton 135.000
Filter Kabin Nissan All New Serena 85.000
Filter Kabin Nissan Evalia 105.000
Filter Kabin Nissan Juke 80.000
Filter Kabin Nissan Livina Fiber 129.000
Filter Kabin Nissan March 75.000
Filter Kabin Nissan New Serena 85.000
Filter Kabin Nissan New Xtrail 85.000
Filter Kabin Suzuki APV Carbon 95.000
Filter Kabin Suzuki Ertiga Kyoto 85.000
Filter Kabin Suzuki Escudo 1.6 90.000
Filter Kabin Suzuki Escudo XI7 90.000
Filter Kabin Suzuki Karimun Estilo 85.000
Filter Kabin Suzuki New Baleno 105.000
Filter Kabin Suzuki Swift Denso 85.000
Filter Kabin Suzuki Sx4 / X-Over 85.000
Filter Kabin Toyota Agya 85.000
Filter Kabin Toyota All New Avanza 85.000
Filter Kabin Toyota Alphard 99.000
Filter Kabin Toyota Altis 105.000
Filter Kabin Toyota Fortuner 69.000
Filter Kabin Toyota Hilux 69.000
Filter Kabin Toyota Kijang Innova 69.000
Filter Kabin Toyota Ist 99.000
Filter Kabin Toyota New Harrier 99.000
Filter Kabin Toyota Vellfire 69.000
Filter Kabin Toyota Vios 69.000
Filter Kabin Toyota Wish 99.000
Filter Kabin Toyota Land Cruiser 69.000

Bengkel Evaporator AC Mobil dan Filter Kabin AC Mobil Rekomendasi Kami

Tingginya kebutuhan akan mobil juga disertai dengan tingginya permintaan akan bengkel mobil. Dewasa ini, pertumbuhan bengkel mobil pun semakin pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah bengkel mobil yang tersebar di kota-kota besar. Sebut saja Jakarta. Jika kamu berkunjung ke Jakarta, coba lakukan sedikit pengamatan. Pasti kamu akan menemukan satu atau dua bengkel mobil. Walaupun daerah tersebut tergolong daerah pedalaman.

Pertanyaannya, “apakah bengkel mobil sama dengan dengan bengkel AC mobil?” Perlu kamu ketahui, bengkel mobil dan bengkel AC mobil itu berbeda. Bengkel AC mobil lebih fokus pada perbaikan AC mobil yang rusak atau bermasalah. Sedangkan bengkel mobil lebih fokus pada pencucian mobil, isi angin, dan lainnya.

Bagi warga Jakarta, nama bengkel AC mobil Rotary Bintaro pasti sudah tidak asing lagi. Ya, bengkel yang satu ini sudah sangat terkenal. Bukan hanya unggul dalam pelayanan, tapi juga unggul dalam harga. Harga setiap spare parts mobil yang ditawarkan sangatlah terjangkau. Bengkel ini juga menyediakan berbagai jenis merk spare parts yang sesuai dengan merk mobil kamu.

Bengkel Rotary Bintaro juga telah bekerja sama dengan banyak perusahaan. Diantaranya Pakuwon, Orang Tua Group, Puri Inti Rasa, PT. Corsa, dan beberapa perusahaan lainnya. Rotary Bintaro juga sering diliput oleh beberapa stasiun TV Nasional. Intinya, bengkel AC mobil ini sudah sangat terkenal. Jadi, jangan pernah ragu untuk membawa mobil kesayanganmu kesini. Alamatnya di Jl. RC. Veteran No. 1A, Bintaro Raya, Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Itulah informasi mengenai Evaporator AC Mobil dan Filter Kabin AC Mobil Jika kamu telah mengetahui filter favoritmu, ayo kunjungi Rotary Bintaro.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Read More